PENGARUH OBAT KUMUR EKSTRAK KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.) TERHADAP JUMLAH KOLONI BAKTERI CAIRAN SULKUS GINGIVA
YOHANA SETIANING S, Dr.drg. Dahlia Herawati, S.U., SpPerio(K); Prof. Dr. drg. Sudibyo, S.U., SpPerio(K)
2015 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGIJumlah koloni bakteri cairan sulkus gingiva yang meningkat secara tidak langsung dapat menyebabkan gingivitis. Pengobatan gingivitis dapat dilakukan dengan cara berkumur dengan obat kumur. Ekstrak kulit manggis mengandung xanthone yang bekerja sebagai antibakteri dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh obat kumur ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.) terhadap jumlah koloni bakteri cairan sulkus gingiva pada pasien gingivitis. Subjek sebanyak 20 orang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok perlakuan berkumur dengan obat kumur ekstrak kulit manggis dan kelompok kontrol positif berkumur dengan obat kumur klorheksidin glukonat 0,2%. Cairan sulkus gingiva diambil menggunakan paper point kemudian diamati jumlah koloni bakteri sebelum berkumur sebagai data awal. Subjek diminta berkumur selama 14 hari, pada hari ke-15 kembali diambil cairan sulkus gingiva untuk diamati. Analisis data yang dilakukan adalah uji normalitas, uji independent t-test dan uji paired t-test. Hasil paired t-test menunjukkan perbedaan jumlah koloni bakteri yang signifikan pada kedua kelompok (p<0,05). Hasil independent t-test menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna penurunan jumlah koloni bakteri cairan sulkus gingiva antara kedua kelompok (p>0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah berkumur menggunakan obat kumur ekstrak kulit manggis berpengaruh dalam menurunkan jumlah koloni bakteri cairan sulkus gingiva dan tidak ada perbedaan dengan obat kumur klorheksidin glukonat 0,2%.
The number of bacterial colonies gingival crevicular fluid that increased can indirectly cause gingivitis. Treatment of gingivitis can be done by rinsing with mouthwash. Mangosteen peel extract contains xanthones which works as an antibacterial and anti-inflamatory. This study aimed to determine the effect of mangosteen peel extract mouthwash (Garcinia mangostana L.) against number of bacterial colonies in gingival crevicular fluid in patients with gingivitis. Subjects were 20 people were divided into two groups. Treatment group gargling with mouthwash mangosteen peel extract and the positive control group gargling with clorhexidine gluconate 0,2% mouthwash. Gingival crevicular fluid was taken using paperpoint and observed the number of bacterial colonies before rinsing as the initial data. The subjects were asked to rinse for 14 days, on the 15th day of the gingival crevicular fluid was taken again to be observed. The data were analyzed statistically with normality test, independent t-test and paired t-test. Results of paired t-test showed a significant difference of number of bacterial colonies gingival crevicular fluid on both groups (p<0.05). Results of independent t-test showed no difference decreasing of number of bacterial colonies gingival crevicular fluid on both groups (p>0.05). The conclusion of this study were rinsing with mangosteen (Garcinia mangostana L.) pericarp extract mouthwash took effect to the decreasing of number of colonies and there was no difference compared with 0,2% chlorhexidine gloconate mouthwash.
Kata Kunci : Gingivitis, obat kumur ekstrak kulit manggis, koloni bakteri