Model pengembangan wilayah kecamatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi :: STudi kasus Kabupaten Sleman
PUDJIWINARNO, Yulianto, Dr. Sri Adiningsih, MSc
2002 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPembangunan ekonomi pada era sebeium reformasi teiah menghasilkan tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi di Indonesia. Namun, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut hanya terjadi pada kota-kota besar, sedang di perdesaan belum terjadi pertumbuhan ekonomi yang setara. Ketimpangan inilah yang menjadi latar belakang penelitian. Penatitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan struktur perekonomian kabupaten Sieman. Kedua, mengetahui sektor ungguian wiiayah kecamatan se Kabupaten Sieman. Ketiga, hirarki wiiayah dan simpul distribusi yang digunakan untuk mengetahui kemampuan wiiayah yang dikaitkan dengan pengembangan kecamatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah PDRB Kabupaten Sieman, PDRB Propinsi DIY, data pertanian, data industri kecil, data pariwisata, data kualitas sumber Jaya, data simpui distribusi dan data sarana prasarana kecamatan Kabupaten Sieman. Alat analisis yang digunakan adalah shift share, LQ, MRP, Aktivitas ekonomi, analisis kuaiitas SDM, analisis karakteristik wiiayah dan analisis simpul pe.ngembangan wiiayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi perubahan struktur perekonomian yang signifikan selama penelitian. Kabupaten Sieman mempunyai sernbilan sektor ungguian kompetitif tetapi hanya berspesialisasi pada tujuh subsektor yaitu listrik, perdagangan, restoran, pengangkutan, jasa penunjang keuangan, jasa perusahaan dan pemerintahan umum. Sektor/subsektor ungguian yang digunakan untuk pengembangan kecamatan teiah dirumuskan. Hash' penelitian teiah merumuskan tiga beias kecamatan yang mempunyai potensi untuk dikembangkan dan delapan kecamatan dirumuskan untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sieman.
Yulianto Pudjiwinarno (2002), Developing region model, distric of center economic growth (Case study Sleman District). A Thesis. Post Graduate Program of Master of Economic Development Gadjah Mada Univerity Yogyakarta. A developing economic in Indonesia before the reformation periode have the result high growth economy. The high growth economic only happen in the big city but was not in the village. Therefore this deviation will be a back ground of the research. Aim of the research have known the economic structure of change. The best sector and ability of districts region a regency of Sleman are hirarcy region and distribution that involve with districts as economic growth center. Data which are used to research are GDRP regency of Sleman, GDRP Propince of DIY, agricultural data, small industry data, tourism data, resources quality data, distribution simpul data and data of equipment districts a regency of Sleman. The analysis means which are used to this research are shift share, LQ, MRP, economic activity, quality analysis of HRB, region characteristic analysis and region developing analysis simpul. Result of research showed that economy structure of change is not significant. Regency of Sleman have nine competitive sector but the spesialitation have seven subsector, which are trading, restauran, transportation, services allied to financial, business services, and general government. Result of research have been decided, both of thirteen districts that have potency to develop and eight districts decided being economic development central in Sleman.
Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi,Pengembangan Wilayah,Kabupaten Sleman, Center economic growth, Economic structure of change