ANALISIS PERBEDAAN HARGA POKOK PENJUALAN PT PUSRI PALEMBANG DENGAN KETENTUAN HARGA POKOK PENJUALAN MENURUT PEMERINTAH TERKAIT PUPUK BERSUBSIDI TAHUN 2013
PARAMITHA RIZKY A, Fu'ad Rakhman, S.E., M.Sc., Ph.D.
2015 | Skripsi | AKUNTANSIPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi harga pokok penjualan yang tepat untuk digunakan sebagai dasar penagihan subsidi pupuk pada PT Pusri Palembang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan melakukan wawancara, observasi, dan mempelajari dokumen terkait penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis varians. Peneliti membandingkan anggaran biaya produksi pupuk urea PT Pusri Palembang dengan realisasi biaya produksi pupuk urea PT Pusri Palembang untuk mengetahui efisiensi biaya produksi pada PT Pusri Palembang kemudian membandingkannya dengan Harga Pokok Penjualan yang telah ditetapkan oleh Menteri Pertanian sebagai dasar penagihan subsidi pupuk PT Pusri Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Harga Pokok Penjualan yang telah ditetapkan Menteri Pertanian terlalu rendah untuk digunakan sebagai dasar penagihan subsidi pupuk, meskipun PT Pusri Palembang telah menghasilkan biaya produksi yang efisien.
This study aims to identify the right cost of goods sold to be used as the basis for billing fertilizer subsidy on PT Pusri Palembang. The data used in this study is primary data through interviews, observation, and study the related documents of this study. The method used in this study is analysis of variance. Researcher compare the budget cost of production urea with the actual cost of production urea to determine the efficiency of production costs at PT Pusri Palembang then compare it with the cost of goods sold which has been established by the Ministry of Agriculture as a billing basis fertilizer subsidy in PT Pusri Palembang. The results of the study shows that the cost of goods sold which has been determined by the Ministry of Agriculture is too low to be used as the basis for billing fertilizer subsidy, despite PT Pusri Palembang has resulted in cost efficient production.
Kata Kunci : Subsidi Pupuk, Biaya Produksi, Harga Pokok Penjualan / Fertilizer Subsidy, Production Cost , Cost of Goods Sold