Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL ORANGTUA DENGAN KESEPIAN PADA REMAJA AKHIR

ELSA PENALEMEN GINTING, Esti Hayu Purnamaningsih, Dra., M.S.

2015 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara dukungan sosial orangtua dengan kesepian pada remaja akhir. Subjek penelitian ini adalah 148 mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, dengan rentang usia 18-21 tahun. Subjek diperoleh dari setiap kelas mata kuliah yang tersedia dan diminta untuk mengisi skala dukungan sosial orangtua dan skala kesepian. Teknik korelasi product moment dari Pearson digunakan sebagai analisis data statistik penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial orangtua berkorelasi negatif dengan kesepian pada remaja akhir (r = -0.570; p = 0.000), yang artinya semakin tinggi dukungan sosial orangtua, maka semakin rendah kesepian pada remaja akhir. Sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial orangtua, maka semakin tinggi kesepian pada remaja akhir

The purpose of this study aimed to investigate whether there are relationship between parental social support and loneliness of late adolescents. Subjects in this study were 148 Psychology students of Gadjah Mada University, ranging in age from 18 to 21. Subjects were collected from each course classes that was available and asked to complete parental social support scale and loneliness scale. Pearson product moment correlation technique were used for the statistical analyses of this research. Result showing that parental social support are negatively correlated with loneliness of late adolescents (r = -0.570; p = 0.000), which is meant the higher parental social support, the lower loneliness of late adolescents. Otherwise, the lower parental social support, the higher loneliness of late adolescents

Kata Kunci : parental social support, loneliness, late adolescents