Laporkan Masalah

Potensi pajak bumi dan bangunan sektor perdesan dan perkantoran :: Studi kasus di Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak

SAMUEL, Drs. Wahib Suyitno, M.Agr

2002 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penerimaan Pajak Bumi dan Ban-man (PBB) sektor perdesaan dan perkotaan di Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak serta proyeksi di masa mendatang. Di samping itu juga untuk mengetahui kineja pengelolaan PBB sektor perdesaan dan perkotaan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Landak. Alat analisis yang di-gmakan adalah analisis potensi dan SWOT. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa potensi penerimaan PBB sektor perdesaan dan perkotaan 1 Kecamatan Ngabang pada tahun 2001 adalah sebesar Rpl58.712.924,OO sementara target yang ditetapkan pada tahun tersebut hanya sebesar Rp65.657.377,OO atau 4 1,37%. Perhtungan potensi tersebut dengan mempertimbangkan beberapa vai iabel yang tidak dapat dikendalikan seperti pertumbulian penduduk, laju inflasi maupun variabel vang &pat dikendalikan seperti kegiatan memperluas cakupan dengan penambahan subyek dan obyek pajak serta pengurangan tunggakan. Selanjutnya berdasarkan potensi tersebut dapat dilakukan proycksi penerimaan PBB sektor perdesaan dan perkotaan pada tahun 2002 dan tahun 2003. Pada tahun 2002 penerimaan diproyeksikan sebesar Rp179.477.3 19,OO dan untuk tahun 2003 sebesar Rp203.293.232,OO Hal ini berarti bahwa prospek penerimaan terus akan bertambah, pertumbuhan penerimaan akan lebih baik lagi apabila pendataan dilakukan secara akurat setiap tahun dan peningkatan sumber daya manusia pengelola serta koordinasi terus ditingkatkan. Berdasarkan analisis SWOT diketahui bahwa pengelolaan PBB sektor perdesaan dan perkotaan kurang ideal/optimal, artinya bahwa Kantor Pelayanan PBB dan Dipenda Kabupaten Landak menghadapi tantangan yang lebih besar dari pada memanfaatkan peluang yang ada. Di ski lain ddapati kelemahan dan hxrang memberdayakan kekuatan. Upaya untuk mengatasi keadaan demikian dirumuskan suatu strategi perencanaan yang meminimalkan kelemahan dan ancaman dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada. Untuk itu Dipenda dan Kantor Pelayanan PBB ham melakukan : pertama, meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait dalam melakukan penyuluhan, pendataan dan penagihan kepada wajib pajak. Kedua, meningkatkan pemberdayaan dana, sarana dan prasarana yang ada dan ketiga nienambah j umlah pctugas lapangan dan kendaraan operasional

The objective of this study was to analyze potential of revenue of rural and urban sector land and building tax of Ngabang District, Landak Regency and future projection. Beside that, it was also to identify performance of rural dan urban sector land and building tax in local government of Landak Regency. Analytical tool used were potential analysis and SWOT analysis. From the analysis result can be concluded that potential revenue of rural and urban sector land and building tax in Ngabang District in 2001 was Rpl58,712,924.U0 while the revenue targeted was Rp65,657,377.00 or 4 1,37%. The potential calculation considered either uncontrollable variables such as population growth and inflation rate, or controllable variables such as activities to expand the scope with additional tax subject and object and lessening ;ax arrears. Based on the potential, then. it can be projected rural and urban sector land and building tax. The revenue projection for 2002 would be Rp17?,477,519.00 and in 2003 would be Rp203,2?3,232.00. It meant that revenue prospect would increase, the revenue growth would be better if data collection \\as held accurately in every year and human resources and coordination was improve. Based on the SWOT analysis, it was known that management of rural and urban sector land and building tax was less optimal, it meant that tax service office and income service of Landak Regency faced bigger challenge than existing opportunities. In the other side, it was found weakness and less used strength. To cope with the condition the planning strategy to minimize weakness and threat by use exist strengths and opportunities were formulated. For this reason, income office and tax service should first, improve coordination with related institution In information distribution, data collection and payment collection to tax-obligator. Second, increase use of exist hnd, equipment and infrastructure, and third add feld ofticial and operational vehicle

Kata Kunci : Pajak Bumi dan Bangaunan dan Perkotaan,Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.