HUBUNGAN ANTARA SENSE OF HUMOR DENGAN STRES PADA REMAJA
ARNINDYAH LEI S, Dra. Esti Hayu Purnamaningsih, MS
2014 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIStres merupakan keadaan individu yang sedang tertekan dengan permasalahan dalam hidupnya, menimbulkan kesenjangan antara tuntutan dan sumber koping yang dimiliki. Individu yang sedang stres menunjukkan beberapa gejala, yakni munculnya gangguan emosi, fungsi pikir, dan gangguan fisiologis pada dirinya. Emosi negatif yang terjadi pada individu yang stres dapat diatasi dengan memunculkan emosi positif, yakni dengan humor. Humor merupakan sesuatu yang jenaka dan dapat membuat orang tertawa. Individu dapat memahami humor jika ia memiliki sense of humor. Sense of humor adalah kemampuan untuk tertawa, memahami humor, membuat humor, dan menggunakan humor dalam kesehariannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan sense of humor dengan stres pada remaja. Tujuan lainnya adalah untuk mengetahui adakah perbedaan sense of humor dan tingkat stres pada remaja laki-laki dan perempuan. Jumlah subjek pada penelitian ini sebanyak 161 orang, terdiri dari 60 remaja laki-laki dan 101 remaja perempuan. Data diperoleh dengan menggunakan Skala sense of humor dan Skala stres pada remaja. Uji analisis secara kuantitatif dilakukan dengan analisis product moment, menggunakan aplikasi SPSS versi 16 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) terdapat korelasi negatif yang signifikan antara sense of humor dengan stres pada remaja dengan nilai r=-0,286 dan taraf signifikasi p=0,000 (p<0,01), 2) tingkat stres remaja perempuan lebih tinggi daripada remaja laki-laki, 3) tidak terdapat perbedaan antara remaja laki-laki dan perempuan pada variabel sense of humor.
This study aims to determine the relationship between sense of humor with stress in adolescents. The hypothesis is proposed research is that there is a negative relationship between sense of humor with stress in adolescents. This study also checked the level of stress in male and female adolescents. Subjects of this study were high school students (N = 161). Both variables are measured by sense of humor scale and stress in adolescents scale. The result of the scoring scale is then analyzed using the technique of Product Moment correlation between sense of humor with stress in adolescents produces r = -0.286 and p = 0.000 level of significance (p <0.01). Based on the results of the research performed and presented earlier indicate that the hypothesis in this research that there is a negative relationship between sense of humor with stress in adolescents are acceptable. The higher level of sense of humor of someone will decrease level of stress in adolescents. The result of this study also showed that level of stress between male and female subjects was different. Level of stress female subjects was higher than male subjects.
Kata Kunci : sense of humor, stres pada remaja