Pengaruh Lama Perendaman Dalam Minuman Beralkohol Jenis Bir Terhadap Kekuatan Tarik Thermoplastic Nylon
GESTI KARTIKO SARI, drg. Purwanto Agustiono, S.U.; Dr. drg. Harsini, M.S.
2015 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGIThermoplastic nylon merupakan material kedokteran gigi yang dapat digunakan sebagai basis gigi tiruan. Bahan ini di dalam mulut akan berkontak dengan minuman termasuk minuman beralkohol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama perendaman minuman beralkohol jenis bir terhadap kekuatan tarik thermolastic nylon. Dua belas sampel thermoplastic nylon berbentuk dog bone berukuran (30x10x2) mm dibagi menjadi tiga kelompok yang secara berurutan direndam dalam minuman beralkohol jenis bir selama 20, 40, dan 60 jam pada suhu 37 derajat Celcius. Setelah perlakuan perendaman, sampel dibilas dengan air dan dikeringkan dengan tisu, kemudian dilakukan uji kekuatan tarik dengan universal testing machine kecepatan 1 mm/menit. Data kekuatan tarik kemudian dianalisis dengan menggunakan Anava satu jalur dan least significant difference dengan signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan rerata kekuatan tarik kelompok perendaman 20, 40, dan 60 jam secara berurutan sebesar: 48,18 dengan simpangan baku 2,27, 44,22 dengan simpangan baku 1,18, dan 39,35 dengan baku 1,03 N/mm2. Hasil ANAVA satu jalur menunjukkan lama perendaman berpengaruh terhadap kekuatan tarik thermoplastic nylon (p<0,05). Hasil uji least significant difference (LSD) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rerata kekuatan tarik antar semua kelompok perlakuan. Kesimpulan penelitian ini adalah lama perendaman dalam minuman beralkohol jenis bir berpengaruh menurunkan kekuatan tarik thermoplastic nylon.
Thermoplastic nylon is a dental material that can be used as denture base. The use of material in oral cavity causes an interaction between material and alcoholic beverages. The objective of this research is to determine the effect of immersing duration in beer on tensile strength of thermoplastic nylon. Twelve samples of thermoplastic nylon in dog bone shape (30x10x2 mm) were divided into three groups. Each group was immersed in beer for 20, 40, and 60 hours at 37 degree Celcius. After immersing, sample was rinsed with water and dried with wipes, then tensile strength was measured with universal testing machine at speed of 1 mm/minute. Data of tensile strength was analyzed using one-way ANOVA and least significant difference (p<0,05). The results of the research showed average tensile strength of 20, 40, and 60 hour immersing groups were 48,18 with standard deviation 2,27, 44,22 with standard deviation 1,18, and 39,35 standard deviation 1,03 N/mm2. The results were further analyzed by one-way ANOVA revealed that immersing duration in beer significantly influenced tensile strength of thermoplastic nylon (p<0,05). LSD0,05 showed significant differences among all treatment groups (p<0,05). The conclusion of this research is the duration of immersing in beer significantly influences on reducing tensile strength of thermoplastic nylon.
Kata Kunci : Thermoplastic nylon, bir, kekuatan tarik/ Thermoplastic nylon, beer, tensile strength