Laporkan Masalah

PENGIRIMAN DAYA MAKSIMAL PHOTOVOLTAIC TERINTEGRASI KE GRID SISTEM 3 FASA 4 KAWAT MENGGUNAKAN METODE KORELASI DAYA

CHARLA TRISELDA MANIK, Dr. Eng. F. Danang Wijaya, S.T., M.T. ; Ir. M. Isnaeni BS, M.T.

2015 | Tesis | S2 Teknik Elektro

Energi listrik telah menjadi salah satu energi primer dalam kehidupan sehari-hari. Peningkatan jumlah penduduk dan perkembangan penggunaan peralatan-peralatan listrik, menyebabkan kebutuhan listrik nasional meningkat. Namun hal ini tidak diikuti dengan pertumbuhan kapasitas energi listrik, sehingga menyebabkan terjadinya defisit energi. Untuk mengatasi hal tersebut salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menambah jumlah pembangkit dengan memprioritaskan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) secara optimal, salah satunya dengan photovoltaic (PV). Salah satu penerapan penggunaan pembangkit EBT adalah tenaga surya melalui modul surya. PV mengkonversi energi sinar matahari menjadi listrik, sehingga hanya dapat menghasilkan listrik di siang hari. Namun intensitas matahari yang diterima tidak selalu konstan menyebabkan keluaran PV berubah-ubah sesuai intensitas radiasi yang diterimanya. Dalam penelitian ini akan dibahas bagaimana PV dapat dikendalikan sehingga memperoleh daya maksimal untuk diinjeksikan ke grid, meskipun terjadi perubahan dari sisi masukan (irradiance). PV ini digunakan sebagai penambah daya untuk menyuplai beban yang dihubungkan ke jaringan 3 fasa 4 kawat dengan menggunakan metode korelasi daya. Hasilnya adalah sistem yang dirancang dapat menghasilkan daya pada titik maksimalnya dan mengirimkan seluruh daya yang dapat dikonversi ke grid. Keseluruhan sistem berjalan dengan baik, perubahan di sisi masukan dapat diatasi dengan baik, sehingga tujuan utama pengendalian dan perancangan sistem telah tercapai, meskipun terjadi ketidakstabilan pada setiap titik peralihan daya maksimal ketika intensitas radiasi dibawah 500kWh/m2.

Electrical energy has been a part of the primary energy in everyday life. The population growth and development of the use of electrical equipment, causing the domestic electricity demand increases. Because not followed by the growth of electrical energy capacity, it leads to energy deficit. To overcome this problem can be achieved by increasing the number of plants that prioritize by using renewable energy optimally, such as photovoltaic (PV). PV converts sunlight into electrical energy, so it can only produce electricity during the day. However, intensity of the sun received by solar panel is not always constant and causing PV output varies according to the intensity of the radiation it receives. This research discuss how PV can be controlled to obtain the maximum power to be injected into the grid, despite the change of the input (irradiance). PV is used as an additional power that is interconnected to a 3-phase 4-wire network to supply the load using power correlation method. The result shows that the effectiveness of maximum power transfer into the existing grid is reported. The method proposed in this study, can generate power at it's maximum power point and transfer all of the power that can be to grid. The entire system is running well, changes in the inputs can be addressed properly, so the highest goal of control and sistem design has been achieved, despite there is unstability at every turning point of maximum power when the radiation intensity below 500 kWh/m2.

Kata Kunci : energi baru dan terbarukan, photovoltaic, metode korelasi daya, MPPT, inverter, integrasi ke grid.