Identifikasi jenis pajak daerah dan retribusi daerah serta potensinya di kota Dumai
HARIYANDI, Drs. Dumairy, MA
2002 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan ufituk menganalisis jenis pajak daerah dan retribusi daerah mengenai pertumbuhan dan kontribusinya terhadap total pendapatan pajak daerah, retribusi daerah serta pendapatan asli daerah. Mengidentifikasi ke dalam klasifikasi prima, potensial, berkem bang dan terbelakang. Melakukan perhitungan potensi sebenarnya terhadap jenk pajak daerah dan retribusi daerah yang termasuk klasifikasi potensial. Selanjutnya melakukan proyeksi terhadap pajak daerah dan retri busi daerah untuk tahun 2002 dan 2003. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder di Kota Dumai dengan periode penelitian tahun 1992/1993-2001 Alat analisis yang digunakan adalah analisis pertumbuhan, analisis kontribusi, analisis overlay dengan matrik, analisis potensi dan analisis proyeksi. Analisis pertumbuhan dsln kontribusi digunakan untuk mengetahui pertumbuhan dan kontribusi jenis pajak daerah dan retribusi daerah terhadap total pendapatan pajak daerah, retribusi daerah dan pendapatan asli daerah. Analisis overlay dengan matrik digunakan untuk mengidentifikasi jenis pajak daerah dan retribusi daerah yang diklasifikasikan prima, potensial, berkembang dan terbelakang. Analisis potensi digunakan untuk mengetahui potensi sebenarnya dari jenis pajak daerah dan retribusi daerah yang mempunyai klasifikasi potensial. Analisis proyeksi digunakan untuk mengetahui pet kiraan pendapatan pajak daerah dan retribusi daerah di masa yang akan datang. Hasil penelitian ini menuqjukkan pertumbuhan dan kontribusi jenis pajak daerah dan retribusi daerah mengalami fluktuasi. ldentifikasi terhadap jenis pajak daerah memiliki klzsifikasi prima sebanyak 2 jenis pajak, potensial tidak ada, berkembang hanya 1 pajak dan terbelakang sebanyak 3 jenis pajak. Untuk retribusi daerah terklasifikasi prima sebanyak 3 retribusi, potensial hanya 1 retribusi, herkembang sebanyak 3 retribusi dan terbelakang sebanyak 4 retribusi. Jenis pajak daerah dan retribusi daerah yang teridentifikasi termasuk ke dalam klasifikasi potensial hanya 1 jenis yaitu retribusi KTP dan KK. Nilai potensi sebenarnya dari retribusi KTP dan KK berdasarkan perhitungan adalah sebesar Rp258.846.000 sedangkan realisasi terbesar pada tahun 2000 hanya sebesar Rp75.508.236 sehingga potensi yang belum terealisasi adalah sebesar 71,8%. Hasil proyeksi terhadap pajak daerah terjadi peningkatan pada tahun 2002 sebesar I 1,1% dibandingkan tahun 2001 dan 2003 sebesar 46,2% dibandingkan tahun 2002. Retribusi daerah mengalami penurunan pada tahun 2002 sebesar 52,6% dibandingkan tahun 2001 dan pada tahun 2003 mengalami peningkatan sebesar 17,8% dibandingkan tahun 2002
The objective of this study was to analyze the growth and contribution of types of the regional tax and regional retribution to regional tax income, regional retribution and regional original income; identify them in classification of prime, potential, developing, and underdeveloped; conduct calculation of their potential included in potential group; make projection to regional tax and regional retribution for 2002 and 2003. The data used in this study were primary and secondary data in Dumai during research period of Analytical tools used were growth analysis, contribution analysis, overlay analysis with matrix, potential analysis and projection analysis. Growth and contribution analysis was used to know growth and contribution of types of regional tax and retribution to total regional tax income, regional retribution, and regional origiaal income. Overlay analysis with matrix was used to identify types of regional tax and retribution that classified as prime, potential, developing, and underdeveloped. Potential analysis was used to know real potential of types of regional tax and retribution that classified as potential. Projection analysis was used to know expectation of regional tax and retribution income in the future. The result of this study showed that growth and contribution of types of regional tax and retribution fluctuated. Overlay analysis showed that there were 2 prime tax types, no potential tax, 1 developing tax, and 3 underdeveloped tax types. For regional retribution, it showed that there were 3 prime retribution, 1 potential retribution, 3 developing retributions and 4 underdeveloped retributions. Type of regional tax and retribution that classified as potential were only 1 type, that is retribution KTP and KK. Real potential value of KTP and KK retribution based on calculation was Rp258.846.000; where as the greatest realization in 2000 was only Rp75.508.236 so unrealized poteptial was 71,8%. The result of projection on regional tax showed that it would increase 1 I l l % in 2002 compare with 2001 and 46,2% in 2003 compared with 2002. Regional retribution would decrease 52,6% in 2002 compared 2001 and in 2003 increase 17,8% compared with 2002.
Kata Kunci : Pajak Daerah,Retribusi,Kota Dumai