Penggunaan assessment ratio dalam penetapan NJOP tanah dan bangunan di wilayah Jakarta Pusat Propinsi DKI Jakarta
SETIAWAN, Tulus Ludiyo, Dr. Soetatwo Hadiwigeno, MA
2002 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis tingkat assessment ratio, yaitu sebuah analisis yang digunakan untuk mengukur ratio antara nilai penetapan pajak atas tanah dan bangunan (NJOP tanah dan bangunan) terhadap nilai pasar yang ada di Jakarta Pusat. Obyek dari penelitian ini adalah tanah dan bangunan yang berlokasi di ernpat Kecamatan, yaitu Kecamatan Sawah Bbesar, Kecamatan Kemayoran, Kecamatan Tanah Abang, dan Kecamatan Gambir. Teknis pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel bertujuan (purposive sampling) dengsn jumlah sampel sebanyak seratus empat puluh tujuh, dengan menggunakan data kerat lintang berupa nilai jual obyek pajak (NJOP) tanah dan bangunan tahun 2002 dan data nilai pasar tanah dan bangunan yang diambil dari transaksi jual beli tanah dan bangunan yang terjadi antara bulan Januari 2001 sampai dengan Desember 2001. Model analisis yang digunakan analisis statistik, yang digunakan untuk mengukur tendensi sentral, vaciabilitas, kenormalan distribusi, regresivitas/progresivitas, dan keseragaman tingkat assessment ratio tanah dan bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat rata-rata assessment ratio sebesar 0,833 yang berada di bawah 90% mengindikasikan terjadinya underassessment, berdistribusi normal. Hasil uji regresivitasl progresivitas menunjukan tidak terjadi regresivitas maupun progresivitas dan hasil pengujian keseragaman tmyata tingkat assessment ratio di Jakarta Pusat tidak seragam
The research is conductsd to analyze assessment ratio. This analysis used to measure ratio between assessment value and market value of land and building in central of Jakarta. The objects of this research are the land and building located of four district, i.e. Sawah Besar, Kemayoran, Tanah Abang, and Gambir. The technique use for collecting data is purposive sampling with 147 samples. The analysis method used in this research is statistical analysis that used to measured central tendency, variability, normality of distribution, regressivity/progressivity and uniformity of assessment ratio of land and building. The result of the research show that the mean of assessment ratio of land and building in central of Jakarta is 0,833. It is indicated underassessment, because less than 90 percent, and normality distribution. Testing for regressivi$y/progressivity indicated that there is not precisely of regressivity/progressivity and testing for uniformity indicated that there are difference level of assessment among districts
Kata Kunci : Nilai Jual Objek Pajak (NJOP),Assessment Ratio,Jakarta Pusat