PERFORMA REPRODUKSI SAPI PEJANTAN BRAHMAN DAN FRIES HOLLAND DI BALAI INSEMINASI BUATAN LEMBANG
GREGORIO JORDAN OKTOVANO BALUN, Dr. drh. Asmarani Kusumawati, M.P
2015 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui performa reproduksi sapi pejantan Brahman dan Fries Holland (FH) di Balai Inseminasi Buatan, guna mengembangkan peternakan sapi potong, dan perah Indonesia yang berasal dari bibit pejantan unggul. Penelitian dilakukan di Balai Inseminasi Buatan Lembang, sapi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 8 ekor Brahman, dan 15 ekor FH dengan variasi umur antara 2 - 8 tahun. Performa reproduksi dinilai dari segi fisik, yang meliputi pengumpulan data recording berat badan dan semen pejantan selama bulan Januari sampai Mei 2014, pengukuran lingkar skrotum pejantan, pengoleksian semen, evaluasi semen meliputi penghitungan konsentrasi, motilitas, dan volume semen. Hasil pengukuran berat badan pejantan Brahman selama bulan Januari hingga Mei menunjukkan rata - rata rentang berat antara 771 sampai 1030 Kg, dengan ukuran lingkar skrotum 39,8cm - 46 cm , pejantan FH menunjukan rata rata rentang berat badan antara 654 - 1082 Kg, dengan ukuran lingkar skrotum 37,5 - 41 cm, analisis hasil evaluasi semen dilakukan menggunakan statistik one way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pejantan Brahman dan FH di BIB Lembang memiliki performa fisik yang baik, evaluasi semen menunjukkan konsentrasi, motilitas dari pejantan Brahman dan FH baik, dan volume semen yang dihasilkan juga baik, serta tidak ada perbedaan signifikan dalam kualitas semen selama bulan Januari hingga Juni 2014.
The purpose of this research is to find out the reproduction performance of Brahman , and Fries Holland (FH) Bull at Balai Inseminasi Buatan Lembang, to develop beef and dairy cattle in Indonesia from high quality bull. This research was conducted at Balai Inseminasi Buatan Lembang, there are 8 Brahman bulls, and 15 FH bulls that were used, with the variety of age are between 2 - 8 years old. The reproduction performance was evaluated from physically aspect, that include recording data of bull's body weight and semen since January till May 2014, measurement of scrotal circumference, semen collection, sperm evaluation that include concentration, motility, and volume. The result of body weight measurement Brahman bull since January till May 2014 shows the average of body weights are between 771 - 1030 Kg, with scrotal circumferences are between 38.5 cm - 46 cm, the result of FH bull show the average body weight since January till May 2014 are between 654 -1082 Kg, with scrotal circumference are between 37.5cm -1 cm, whereas data analyze of semen evaluation was done using one way anova statistic method. The result of this research show that Brahman and FH bull at Balai Inseminasi Buatan Lembang have good physics performance, semen evaluation shows that concentration, motility of Brahman and FH bull are good, and also produce good volume of semen, and there is no significant difference in the semen quality since January till June 2014
Kata Kunci : Brahman, Fries holland, Performa reproduksi, Berat badan, Lingkar skrotum, Spermatozoa