Analisis sumbangan PAD pada kemampuan keuangan daerah di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan periode 1991-2000
AHYANI, Risa, Drs. Abdul Halim, MBA.,Akt
2002 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan keuangan daerah Kabupaten Kotabaru dalam membiayai jalannya kegiatan pemerintahan dilihat dari Derajat Otonomi Fiskal (DOF) yaitu rasio antara Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan Total Penerimaan Daerah (TPD), dan lndeks Kemampuan Rutin (IKR) yaitu rasio antara PAD dengan Belanja Rutin. Di samping itu dilakukan juga analisis korelasi untuk melihat seberapa kuat hubungan antara besarnya PAD yang diterima dengan tingkat pertumbuhan ekonomi sebagaimana tercermin dalam PDRB, untuk kemudian dilakukan analisis lndeks Penampilan PAD (IPAD) agar diketahui seberapa baik atau kuat tingkat usaha pemungutan PAC yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam menjadikan pertumbuhan ekonomi sebagai basis PAD jika dibandingakan dengan tingkat usaha pemungutan PAD standar kabupetadkota se-Propinsi Kalimantan Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. yang terdiri atas PAD, Belanja Rutin, dan TPD sebagaimana tercantum dalam Realisasi APBD Kabupaten Kotabaru, serta data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tanpa migas pada harga berlaku dan harga konstan 1993 dari tahun 1991 sampai tahun 2000 sebagai rentang periode pengamatan. Hasil penelitian yang diperoleh dari analisis data yang digunakan menunjukkan bahwa kemampuan keuangan Kabupaten Kotabaru berada pada kategori sangat kurang dengan rerata angka DOF sebesar 5,61% dan angka rerata I KR se besar 1 4 , 50%. Penelitian ini menemukan juga bahwa tidak ada hubungan antara penerimaan PAD dengan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kotabaru dengan angka koefisien korelasi sebesar 0.280, dan upaya pemungutan PAD yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kotabaru masih lemah/kurang sebagaimana terlihat pada angka rerata IPAD yang hanya sebssar 0,62 Hal ini mernbei-ikan indikasi bahwa saiah satu penyebab kurangnya sumbangan PAD terhadap kemampuan keuangan daerah selama periode pengamatan disebabkan karena Pemerintah Kabupaten Kotabaru kuranj mampu dalam memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi yang ada dalam rangka peningkatan PAD, walaupun harus dilakukan penelitian lebih lanjut.
This research aims to find out the local finance capability of Kotabaru Regency in allocating of government activities expense by point of view of fiscal autonomy rate (DOF) that is a ratio between own revenue (PAD) with total income (TPD), and routine performance index (IKR) that is a ratio between own revenue with routine budget. Besides, this research also analyst the correlation to find out the strength of connection between the own revenue received with the rate of economic growth as reflected on PDRB, then it used to analyst the index of own revenue performance (IPAD) in order to know how good or strong the rate of collection effort of own revenue (PAD) is wich conducted by local government to make the economic rate becomes as a basis of own revenue if compared to the regency standard by all regency in South Kalimantan province of collection rate of own revenue. The data that used in this research is secondary data such as own revenue, routine budget, and total income as written in regional budget (APBD) realization of Kotabaru Regency, and the gross product of domestic regional (PDRB) without oil and gas that price be valid and constant on 1993 from the year 1991 to 2000 as the observation span periode. The research result wich obtain from using the data analysis which shows that the financial performance of Kotabaru Regency is on the very low category with average value of fiscal autonomy rate (DOF) is 5.61% and the average value of routine performance index (IKR) is 14.50%. This research is also conclude that there is no correlation between own revenue with the economic growth of Kotabaru Regency with the coefficient correlation of 0.28, and the collection effort of own revenue that done by the government of Kotabaru Regency is still weakness showed with the own revenue performance index that is only 0.62. Those indicate ones that made less the contribution of own revenue for the capability of this local finance during the observation spa2 periode. Is caused this gcrvsrtiinent is still uncapable in improving the economic growth that is exist to increase the own revenue effort, although it need the next observation deeply.
Kata Kunci : Pendapatan Asli daerah,Keuangan Daerah,Kabupaten Kotabaru, Propinsi Kalimantan Tengah