PENGARUH SKOR KONDISI TUBUH (SKT) TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA SAPI PEJANTAN SIMMENTAL DI BALAI BESAR INSEMINASI BUATAN LEMBANG
MAHARDIKA H, Dr. drh. Asmarani Kusumawati MP.
2015 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Skor kondisi tubuh (SKT) terhadap kualitas spermatozoa sapi pejantan Simmental.Penelitian ini di lakukan di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Lembang. Sampel yang digunakan adalah sembilan ekor sapi simental dengan SKT 3,0 Sembilan ekor sapi dengan SKT 3,5 dan lima ekor sapi dengan SKT 4,0 Penentuan SKT dilakukan dengan mengamati bagian hook, pin, kepala ekordan rusuk sapi. Sempel semen di koleksi menggunakan teaser dan vagina buatan.Pemeriksaan semen dilakukan BBIB Lembang dengan mengamati parameter volume, motilitas dan konsentrasi.Pemeriksaan konsentrasi di BBIB Lembang menggunakan Photometer.Data diambil dalam penelitian ini menggunakan pendataan dari tanggal 22 Juli hingga 15 Agustus 2014.Data di analisis menggunakan metode one-way ANOVA untuk mengetahui signifikansi perbedaan data. Hasil penelitian menunjukan volume rata-rata dari kelompok BCS 3,0 adalah 6,68 �± 1,77 ml, konsentrasi rata-rata 1260,00 �± 344,14 juta/ml dan motilitas rata - rata 65,30 �± 11,84 % . BCS 3,5 dengan volume rata-rata 6,55 �± 1,98 ml, konsentrasi rata-rata 1252,65�± 351,06 juta/ml dan motilitas rata-rata 60,82 �± 14,30 %, dan BCS 4,0 memiliki volume rata-rata 6,90 �± 1,79 ml, rata-rata konsentrasi 1165,16 �± 321,53 juta/ml dan motilitas rata-rata 63,06 �± 14,06 %. Hasil perbandingan tidak ada perbedaan yang signifikan, dengan hasil evaluasi kualitas spermatozoa pada pejantan dengan BCS 3,0 ,BCS 3,5 dan 4,0 selama penelitian.
The purpose of this study was to know the influence of body condition score on sperm quality of Simmental bull. This study was conducted at Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Lembang. Simmental bulls that used in this study were divided into 3 categories, nine bull with BCS 3,0, nine bull with BCS 3,5 and five bull with BCS 4,0. Body Condition Score assessment were observed from few aspect like hook, pin, tailhead dan rib. Semen samples were collected using teaser and artificial vagina. Semen evaluation were conducted by BBIB Lembang using parameter such as seminal volume, sperm motility and consentration. Consentration evaluation at BIB Lembang using Photometer as primary tool. Data were collected from 22 July until 15 August 2014. Data were analyzed using one-way ANOVA method to know significance affected by BCS. The study showed the average volume from bull with BCS 3.0 was 6.68 �± 1.77 ml, the average concentration of 1260.00 �± 344.14 million/ml and motility 65.30 �± 11.84 %. BCS 3.5 had average volume 6.55 �± 1.98 ml, average concentration 1252.65 �± 351.06 million/ml and motility 60.82 �± 14.30 %. BCS 4.0 had an average volume 6.90 �± 1.79 ml, average concentration 1165.16 �± 321.53 million/ml and motility 63.06 �± 14.06. The comparison results showed that there is no significant difference on quality of spermatozoa of bulls with BCS 3.0, BCS BCS 3.5 and BCS 4.0.
Kata Kunci : Kata Kunci : SKT, Pejantan Simmental, Volume semen, Konsentrasi spermatozoa, motilitas spermatozoa.