Laporkan Masalah

MODEL PENGELOLAAN POTENSI WILAYAH PESISIR SECARA TERPADU (PWPT) BERBASIS MASYARAKAT (Kasus Desa Tasik Agung Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang)

GALUH SITARESMI, Dr. Djati Mardiatno, M.Si ; Drs. Joko Christanto, M.Sc

2015 | Tesis | S2 Geografi

Desa Tasik Agung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang memiliki potensi wilayah pesisir yang besar, terutama produksi perikanan lautnya. Potensi tersebut belum dioptimalkan dengan Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu (PWPT) secara komprehensif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mempelajari potensi-potensi yang ada di desa Tasik Agung baik potensi fisik, sosial, buatan maupun kepesisiran; mengetahui peranan dari pemerintah dan swasta terhadap Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu; dan membangun model pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu berbasis masyarakat. Metode yang digunakan adalah riset partisipasif dengan menggunakan PCRA dengan analisis deskriptif kualitatif. Acuan dalam penyusunan model menggunakan kerangka DPSIR yang disusun berbasis masyarakat.. Potensi fisik yang ada di Tasik Agung, cukup mendukung Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu (PWPT), yang terdiri dari potensi tanah, geologi, Klimatologi, Hidrologi, maupun oseanografi. Peranan masyarakat yang ada hingga saat ini belum banyak terlibat langsungdengan perencanaan dan PWPT disebabkan karena kurangnya pendidikan dan kesadaran. Model PWPT dari aspek keterpaduan pelaku yang meliputi berbagai stakleholders dengan sistem koordinasi dan kooperatif. Keterpaduan dari aspek penyelesaian masalah di wilayah pesisir Desa Tasik Agung dapat dilakukan dengan berbagai model pendekatan dan instrumen kebijakan antara lain, dengan implementasi model peningkatan kualitas sumber daya manusia, kolaborasi pengelolaan, teknik pengelolaan yang berkelanjutan, pengembangan sistem informasi untuk pengelolaan lingkungan berbasis ekosistem secara terpadu, dan pembuatan peraturan hukum. Model sebaiknya dilakukan secara bersinergi untuk mendapatkan pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu yang optimal dalam Pengelolaannya Wilayah Pesisir Terpadu (PWPT) berbasis masyarakat

Tasik Agung village, subdistrict of Rembang, regency of Rembang, has great potential for coastal areas, especially the production of marine fisheries. This potential has not been optimized with Integrated Coastal Management in a comprehensive and sustainable manner. This research aims to study all potentials that exists in the Tasik Agung village both potential physical, social,synthetic, or all about coastals; to know the role of government and the private sector towards Integrated Coastal Management; and to construct the models of integrated coastal zone management community based. Tasik Agung village which rich with potential because it lies on the coast, also has problems, for example fault of human resources to manage the coastal areas. The method used is participatory research using PCRA with qualitative descriptive analysis. Reference in the construction of model using the DPSIR framework (Driven Force, Pressure, State, Impact, Response). Physical potential in Tasik Agung village, reasonably supports the Integrated Coastal Management (PWPT), which consists of a land potential, geology, climatology, hydrology, and oceanography. The role of communities of Tasik Agung until this day has not been directly involved with the planning and PWPT caused due to lack of education and awareness. Model of the aspects of integration PWPT players covering various stakleholders with coordination and cooperative systems. The integration of problem solving aspects in the coastal area of Tasik Agung village can be done with a variety of approaches and models of policy instruments, among others, the implementation of the model improving the quality of human resources, collaboration management, sustainable management techniques, development of information systems for ecosystem based management in an integrated environment , and the making of laws. The model should be done in synergy to obtain an integrated coastal area management optimally in management Integrated Coastal Area (PWPT) community based.

Kata Kunci : pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu, partisipasif, model DPSIR

  1. S2-2015-325946-abstract.pdf  
  2. S2-2015-325946-bibliography.pdf  
  3. S2-2015-325946-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2015-325946-title.pdf