Analisis Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Tani di Desa Genjahan Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunungkidul
NANIN ANINDYA, Dr. Jangkung Handoyo Mulyo, M. Ec.; Ir. Ken Suratiyah, M. S.
2015 | Skripsi | S1 SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (AGROBISNIS)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber pendapatan, tingkat kemiskinan, tingkat kesejahteraan, dan tingkat ketahanan pangan rumah tangga tani di Desa Genjahan Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunungkidul. Data penelitian ini sebagian berasal dari data hasil Praktikum Pengkajian Sosial Ekonomi Pertanian, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada tahun 2013 dan Hibah Penelitian Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada tahun 2014.Jumlah responden 40 orang dari empat dusun dengan masing masing dusun diambil sampel 10 orang. Untuk mengetahui sumber pendapatan rumah tangga tani digunakan metode analisis deskriptif. Tingkat kemiskinan ditentukan dengan kriteria BPS Gunungkidul, Sajogyo, FAO, ADB, World Bank, sertadianalisis menggunakan one sample t test. Untuk mengetahui tingkat kesejahteraan digunakan kriteria GSR dan dianalisis menggunakan one sample t test. Untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan digunakan tabel kriteria silang Johnsson and Toole. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) sumber pendapatan rumah tangga tani di Desa Genjahan berasal dari usahatani 29,8% dan luar usahatani 70,2%; (2) rumah tangga tani di Desa Genjahan tergolong tidak miskin; (3) rumah tangga tani di Desa Genjahan tergolong tidak sejahtera; (4) rumah tangga tani di Desa Genjahan sebanyak 45% tergolong tahan pangan, 40% kurang pangan, 7,5% rentan pangan, dan 7,5% rawan pangan.
The research was aimed to analyze income source, poverty level, welfare level, and food security level of farm households in Genjahan Village, Ponjong Subdistrict, Gunungkidul Regency. The research data was part of data collected from Agriculture of Socio Economics Practical Work 2013 and Agriculture Faculty of Gadjah Mada University Research 2014. Data were obtained from 40 respondents of 4 subvillage in Genjahan Village. Income source of farm households was analyzed using descriptive analysis method. Poverty level was determined using BPS Gunungkidul, Sajogyo, FAO, ADB, World Bank criteria, then used one sample t test. Welfare level was determined using GSR criteria and then used one sample t test. Food security level was determined using Johnsson and Toole table. The result of analysis shows that (1) farm households income was came from on - farm 29,8% and off - farm 70,2%; (2) poverty level of farm households was not poor; (3) farm households in Genjahan Village were not welfare; (4) 45% farm households in Genjahan Village were classified as secure, 40% risk, 7,5% vulnerable, 7,5% insecure.
Kata Kunci : rumah tangga tani, kemiskinan, kesejahteraan, ketahanan pangan