Laporkan Masalah

Evaluasi Faktor Aman Fondasi Tiang Pancang Over Head Crossing CY-I dan CY-II Sungai Serayu Cilacap

ILMUDDIN APRIDHANTIKO, Ir. Agus Darmawan Adi, M.Sc., Ph.D.

2015 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPIL

Over head crossing CY-I & CY-II dibangun untuk memenuhi kebutuhan BBM di Cilacap, Maos, Sampang, Buntu, dan Yogyakarta. Awalnya pipa distribusi menumpang pada jembatan kereta api. Peraturan Daerah Kabupaten Cilacap Nomor 9 Tahun 2011 menegaskan bahwa jalur kereta api tidak boleh digunakan untuk kepentingan lain. Oleh karena itu, dibuatlah rencana pembangunan over head crossing CY-I & CY-II menyeberangi Sungai Serayu Cilacap. Pada penelitian ini akan dilakukan evaluasi kapasitas dukung fondasi tiang pancang terhadap gaya aksial dan gaya lateral dengan pembebanan menggunakan pendekatan dari Peraturan Pembebanan untuk Jembatan RSNI T-02-2005 dengan penyesuaian, analisis jembatan menggunakan SAP2000, serta kapasitas tiang dihitung manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor aman setiap fondasi tiang pancang, dimana pada saat pengujian sondir banyak dijumpai kondisi tanah berupa lempung dan lanau. Berdasarkan hasil evaluasi faktor aman fondasi tiang pancang dalam menahan gaya lateral pada sisi darat maupun sungai, nilai faktor aman di bawah 3 yang berarti fondasi tersebut tidak aman terhadap gaya lateral. Dalam menahan gaya aksial, fondasi tiang pancang di sisi darat memiliki faktor aman antara 11,19 sampai dengan 11,22 pada kondisi paling kritis yang berarti sangat aman terhadap gaya aksial. Untuk fondasi tiang pancang di sisi sungai, dalam menahan gaya aksial memiliki nilai faktor aman sebesar 3,21 sampai dengan 4,40 pada kondisi paling kritis yang berarti tiang tersebut masih aman dan relatif efisien.

Over head crossing CY-I & CY-II dibangun untuk memenuhi kebutuhan BBM di Cilacap, Maos, Sampang, Buntu, dan Yogyakarta. Awalnya pipa distribusi menumpang pada jembatan kereta api. Peraturan Daerah Kabupaten Cilacap Nomor 9 Tahun 2011 menegaskan bahwa jalur kereta api tidak boleh digunakan untuk kepentingan lain. Oleh karena itu, dibuatlah rencana pembangunan over head crossing CY-I & CY-II menyeberangi Sungai Serayu Cilacap. Pada penelitian ini akan dilakukan evaluasi kapasitas dukung fondasi tiang pancang terhadap gaya aksial dan gaya lateral dengan pembebanan menggunakan pendekatan dari Peraturan Pembebanan untuk Jembatan RSNI T-02-2005 dengan penyesuaian, analisis jembatan menggunakan SAP2000, serta kapasitas tiang dihitung manual. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor aman setiap fondasi tiang pancang, dimana pada saat pengujian sondir banyak dijumpai kondisi tanah berupa lempung dan lanau. Berdasarkan hasil evaluasi faktor aman fondasi tiang pancang dalam menahan gaya lateral pada sisi darat maupun sungai, nilai faktor aman di bawah 3 yang berarti fondasi tersebut tidak aman terhadap gaya lateral. Dalam menahan gaya aksial, fondasi tiang pancang di sisi darat memiliki faktor aman antara 11,19 sampai dengan 11,22 pada kondisi paling kritis yang berarti sangat aman terhadap gaya aksial. Untuk fondasi tiang pancang di sisi sungai, dalam menahan gaya aksial memiliki nilai faktor aman sebesar 3,21 sampai dengan 4,40 pada kondisi paling kritis yang berarti tiang tersebut masih aman dan relatif efisien.

Kata Kunci : fondasi tiang pancang, faktor aman, sondir, jembatan

  1. S1-2015-284597-abstract.pdf  
  2. S1-2015-284597-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-284597-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-284597-title.pdf