ANALISIS KEMITRAAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PETANI MITRA CV TANI ORGANIK MERAPI DI DESA WUKISARI KECAMATAN CANGKRINGAN SLEMAN
JOVITA POHAN, Dr. Ir. Slamet Hartono, M.Sc; Ir. Ken Suratiyah, M.S
2015 | Skripsi | S1 SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (AGROBISNIS)Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui sistem bermitra yang diterapkan pada petani mitra CV. Tani Organik Merapi, (2) mengetahui hak dan kewajiban petani mitra dan CV. Tani Organik Merapi, (3) mengetahui kepuasan petani mitra terhadap kemitraan yang terjalin antara petani dan CV. Tani Organik Merapi, dan (4) mengetahui usahatani sayuran organik mitra CV. Tani Organik Merapi layak. Dalam penelitian ini digunakan metode dasar deskriptif analitis. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, yaitu 20 petani mitra CV. Tani Organik Merapi yang aktif pada periode 2014-2015 berada di Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkirngan, Sleman. Metode analisis yang digunakan adalah pengukuran kepuasan petani mitra dengan skala likert, analisis deskriftif, dan analisis kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan sistem kemitraan yang terjalin antara CV. Tani Organik Merapi dan petani adalah bantuan benih dan bimbingan teknis. Petani memiliki hak untuk mendapatkan benih, bimbingan teknis dan dibayar sesuai dengan perjanjian. Akan tetapi petani harus menyetor sayuran dengan jumlah dan kualitas sesuai dengan kesepakatan tepat. CV. TOM memiliki hak untuk menentukan dan menerima komoditas, kualitas, kuantitas yang akan ditanam petani mitra serta menentukan waktu penyetoran. Kewajiban CV. TOM adalah memberi benih. Petani merasa puas dengan sistem kemitraan yang terjalin, pemberian benih, pemberian bimbingan teknis dan harga beli yang dilakukan oleh CV.Tani Organik Merapi. Tidak ada masalah yang berarti antara CV. Tani Organik Merapi dan petani. Usahatani yang dilakukan oleh petani mitra layak yang ditunjukan dengan rerata pendapatan yang diterima petani sebesar Rp 14.505.178,90, rerata keuntungan Rp 8.146.869,22, rasio R/C 10,86, π/C 148,80%, produktivitas tenaga kerja Rp 155.903,42, BEP penerimaan Rp 420.518,26.
The aim of this study are: (1) determine partnering system that was applied to CV. Tani Organik Merapi partner farmers, (2) determine the rights and obligations between partner farmers and CV. Tani Organik Merapi, (3) determine the satisfaction of partner farmers about partnership between farmers and CV Tani Organik Merapi, and (4) determine the feasibility of organic vegetables farming from CV. Tani Organik Merapi partner farmers. The method used in this study is basic descriptive analysis. The sampling employs purposive sampling method, in which 20 partner farmers of CV. Tani Organic Merapi who are active during 2014-2015 period in Dusun Balangan, Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkirngan, Sleman. The analytical method used is the measurement of satisfaction of partner farmers with Likert scale, descriptive analysis, and feasibility analysis. The study shows the partnership system between CV. Tani Organik Merapi and partner farmers are seed assistance and technical guidance. Farmers had rights to get seeds, technical guidance and paid in accordance with agreements. However, farmers had obligations to pay the vegetables with amount and quality appropriate agreements. CV. TOM had rights to determine and receive commodities, quality, quantity that will be planted by partner farmers and determine time deposits. Obligations of CV. TOM is giving seeds. Farmers were satisfied with existing partnership system, seed assistance, technical guidance, and the purchase price that are applied by CV. Tani Organik Merapi. There is not any significant problem between CV. Tani Organik Merapi and the farmers. Farming cultivated by partner farmers is worthy, indicated by the average of income received by farmers was Rp 14.505.178,90, average of profit was Rp 8,146,869.22, the ratio of R/C was 10.86, π/C was 148.80%, labor productivity was Rp 155,903.42, and BEP acceptance was Rp 420,518.26.
Kata Kunci : Kemitraan, Kelayakan, Petani Mitra, CV. Tani Organik Merapi