Laporkan Masalah

Analisis assessment sales ratio sebagai alat uji akurasi penetapan NJOP bumi di kota Watampone

SUMITRO, Drs. Akhmad Makhfatih, MA

2002 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Assessment sales ratio merupakan studi yang penting dalam penetapan PBB. Hasil studi ini dapat dipergunakan sebagai bahan kajian perlu tidaknya diadakan penilaian ulang terhadap penetapan NJOP yang sudah dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan PBB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat assessment sales ratio, perbedaan tingkat assessment sales ratio antar kelompok properti dan untuk mengetahui akurasi Peta ZNT. Penelitian ini menggunakan data kerat lintang berupa NJOP Bumi tahun 2002 yang ditetapkan oleh Kantor Pelayanan PBB Watampone dan data nilai pasar tanah yang diambil dari transaksi jual beli tanah yang terjadi antara bulan Januari 2001 sampai dengan Januari 2002. Wilayah penelitian meliputi tiga kelurahan yang merupakan wilayah perkotaan di Watampone, dengan jumlah sampel sebanyak 90, dan menggunakan teknik pengambilan sampel bertujuan, masing-masing kelurahan diambil 30 sampel. Alat analisis yang digunakan adalah Binomial test untuk uji tingkat assessment sales ratio, Uji Mann-Whitney test untuk uji perbedaan tingkat assessment sales ratio antara tanah kosong dan tanah ada bangunan, uji Kruskal Wallis test untuk uji perbedaan tingkat assessment sales ratio antara wilayah kelurahan dan antara akses jalan, serta perbandingan peta ZNT dengan Peta Assessment Sales Ratio untuk uji akurasi Peta ZNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat assessment sales ratio di Kota Watampone tidak berada pada tingkat yang diinginkan dan terjadi underasessment karena rata-rata assessment sales ratio sebesar 0.7607 yang berada di bawah 90%. Hasil uji perbedaan tingkat assessment sales ratio menunjukkan tidak ada perbedaan tingkat Assessment sales ratio antara tanah kosong dengan tanah ada bangunan, ada perbedaan tingkat Assessment sales ratio antara kelurahan dan ada perbedaan tingkat Assessment sales ratio antara akses jalan. Hasil uji akurasi Peta ZNT menunjukkan bahwa Peta ZNT sudah tidak akurat terhadap perubahan dan perkembangan nilai tanah di Lapangan

Assessment sales ratio also is important for the quality control and monitoring. This research aims to find out: (a) the level of assessment of the sales value of tax object (NJOP), (b) Difference of level of assessment between property group and (c) accuracy of ZNT map. This research uses the cross sectional data of 90 properties samples (land market value data) within 3 urban villages. Samples are obtained through purposive sampling. The land market data are gathered from various data sources, such as PPAT, Lurah, and seller and buyer. NJOP data obtained from office of Land and Building Tax Service of Watampone. The analysis used in this research is based on statistics method: (a) to calculate the level of assessment used binomial test, (b) to test the difference level of assessment between two propetty group (vacant and improved land) used Mann-Whitney test, (c) to test difference level of assessment among three or more property group (urban village and access to the robd) used Kruskal-Wallis test, and (d) to test the accuracy ZNT map used comparison between ZNT map and assessment sales ratio map. The result of the analysis are: the level of assessment in the Watampone city is 0.6706. It is indicate underassessment, because less than 90 percent. Testing for difference in the level of assessment indicated that there is no difference level of assessment between vacant and improved land, and there are difference level of assessment among urban village and among access to the road. Testing the accuracy of ZNT map indicated that ZNT map is not accurate to the real value.

Kata Kunci : Nilai Jual Objek Pajak Bumi,Assessment Sales Ratio


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.