PARTISIPASI WANITA TANI DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN MODEL KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI DI KABUPATEN PURWOREJO
DWI PANGGAH YOGA NUR UTAMI, Dr. Agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih ; Ir. Harsoyo, M.Ext. Ed.
2015 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIANProgram Kawasan Rumah Pangan Lestari merupakan program pengembangan model rumah pangan yang dibangun dalam suatu kawasan (dusun, desa, kecamatan, dst) dengan prinsip pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga, serta peningkatan pendapatan. Tujuan dari penelitian ini mengetahui 1) tingkat partisipasi wanita tani dalam Pelaksanaan Program Pengembangan Model KRPL 2) faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi wanita tani dalam Pelaksanaan Program Pengembangan Model KRPL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survei. Pengambilan sampel desa dan kelompok wanita tani dilakukan secara purposif, sedangkan pengambilan sampel wanita tani dengan acak sederhana. Penelitian ini dilakukan di Desa Prapag Kidul, Kecamatan Pituruh; Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi; dan Desa Ngasinan, Kec. Bener. Total sampel berjumlah 60 wanita tani dengan masing-masing desa terdiri dari 20 wanita tani. Metode analisis data yang digunakan adalah uji proporsi dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan 55% wanita tani tergolong dalam partisipasi rendah dan 45% wanita tani tergolong dalam partisipasi tinggi. Urutan tingkat partisipasi dari yang tinggi adalah partisipasi inisiasi (59,47%), partisipasi legitimasi (46,20%), dan partisipasi eksekusi (31,90%). Tingkat pendidikan dan peran penyuluh berpengaruh positif terhadap partisipasi wanita tani dalam pelaksanaan program pengembangan model KRPL. Faktor yang tidak mempengaruhi tingkat partisipasi wanita tani adalah usia, luas pekarangan, persepsi terhadap manfaat program, sikap, perilaku, aktivitas penyuluh, dan peran tokoh masyarakat.
Sustainable Self-Food Producing Area (KRPL) is a food home development program built in an area (hamlet, village, district, etc.) with the principles of eco-friendly utilization to accomplish needs of food and nutrition, as well in increasing income. This research with aims to know; 1) the level of women farmers participation in Implementation of KRPL Program 2) factors that influence the level of participation of women farmers in the Implementation of KRPL Program. The method used in this research was descriptive method by survey techniques. Choosing sample of village and women farmer groups conducted by purposively, whereas taking samples of woman farmers were simple random sampling. This research was conducted in Prapag Kidul village, Pituruh Sub District; Purwodadi Village, Purwodadi Sub District; and Ngasinan Village, Bener Sub District. The total sample is 60 women farmers with each village consist of 20 women farmers The analytical method used proportion test and multiple linear regression analysis. The research results showed that 55% of women farmers belonging to the low participation and 45% of women farmers belonging to the high participation. The level of participation from the high level is participation of initiation with the percentage 59.47%, 46.20% for legitimacy participation, and the participation of execution is 31.90%. The level of education and rule of extension worker have positive effect on the participation of women farmers in the implementation of KRPL Program. Factors that do not affect the level of participation of women farmers are age, land size, perception of the benefits from the program, attitudes, behaviors, extension activities, and the role of community leaders.
Kata Kunci : Partisipasi, Wanita tani, KRPL, Purworejo