ANALISIS PROSEDUR SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI SERBA USAHA SRIKANDI DUSUN VIII JANTEN NGESTIHARJO KASIHAN BANTUL
CHARLA KURNIASARI, Faiz Zamzami, SE.,M.Acc.,QIA
2015 | Tugas Akhir | D3 AKUNTANSI SVKoperasi Serba Usaha Srikandi merupakan organisasi berbadan hukum yang memiliki tujuan untuk mendukung kegiatan Usaha Kecil dan Menengah yang khususnya berada di Dusun VIII Janten Ngestiharjo Kasihan Bantul. Koperasi Serba Usaha Srikandi mempunyai kegiatan utama yaitu kegiatan simpan pinjam. Kegiatan simpan pinjam dilaksanakan dengan sumber modal yang diperoleh dari simpanan-simpanan para anggotanya, sisa hasil usaha, pinjaman, dana hibah, dan bantuan sosial. Karena kegiatan simpan pinjam telah menjadi kegiatan yang utama dari Koperasi Serba Usaha Srikandi, maka diperlukan prosedur simpan pinjam yang baik sehingga berguna untuk mengurangi risiko pinjaman bermasalah. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dan informasi yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara langsung dengan ketua Koperasi Serba Usaha Srikandi, dan studi pustaka yang diperoleh dari buku literatur dari perpustakaan maupun dari Koperasi Serba Usaha Srikandi dan juga arsip-arsip koperasi yang berhubungan dengan prosedur kegiatan simpan pinjam. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Kegiatan simpan pinjam adalah suatu kegiatan klerikal yang dilakukan oleh Koperasi Serba Usaha Srikandi (2) Prosedur simpan pinjam pada Koperasi Serba Usaha Srikandi meliputi prosedur peminjaman, syarat peminjaman, anggaran simpan pinjam, realisasi pinjaman, lama angsuran, jasa dan biaya pinjaman, pelunasan pinjaman, dan lain-lain. (3) Pelaksanaan prosedur simpan pinjam pada Koperasi Serba Usaha Srikandi terdapat berbagai kekurangan seperti anggota yang mengajukan pinjaman tetapi tidak melampirkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor sebagai syarat agunan sehingga dapat menjadi salah satu faktor terjadinya pinjaman bermasalah, dan adanya anggota Koperasi Serba Usaha Srikandi yang berdomisili di luar wilayah Pedusunan VIII Janten Ngestiharjo Kasihan Bantul. Dengan adanya berbagai kekurangan tersebut maka saran yang dapat diberikan kepada pengurus Koperasi Serba Usaha Srikandi adalah memahami dan mematuhi prosedur simpan pinjam, melakukan sosialisasi mengenai fungsi dan tujuan dari perkoperasian Indonesia, dan membangun rasa saling percaya dan tanggung jawab antara pengurus dan anggota koperasi untuk menjaga Buku Pemilik Kendaraan Bermotor milik anggota koperasi yang mengajukan pinjaman.
Multipurpose Cooperative Srikandi is an incorporated organization which aims to support small and medium enterprises particularly located at Dusun VIII Janten Ngestiharjo Kasihan Bantul. Saving and loan is the main activity of Multipurpose Cooperative Srikandi. This savings and loan activities were conducted under capital resources of its members saving, of net income, loans, grants, and social charity. As savings and loan has become the main activity of Multipurpose Cooperative Srikandi, well prepared procedures are required to reduce potential risk of problematic loan. Data and information which used on this final assignment were collected by method of qualitative and descriptive, such as observation, direct interview with chairman of Multipurpose Cooperative Srikandi, and literate study which is gained from books and archives either on library or Multipurpose Cooperative Srikandi that is strongly related to procedure of savings and loan activities. Based on experiment result, can be concluded that (1) Savings and loan are clerical activities which is conducted by Multipurpose Cooperative Srikandi. (2) Procedure of savings and loan activities at Multipurpose Cooperative Srikandi cover procedure, requirements, implementation, duration, service and charge of loan, budget of savings and loan, etc. (3) Implementation of savings and loan procedure at Multipurpose Cooperative Srikandi was found few deficiencies such as loan submission without providing Vehicle Owner's Book as requirement that could lead to problematic loan, member with domicile outside Dusun VIII Janten Ngestiharjo Kasihan Bantul. Suggestions to improve deficiencies for the organizer of Ngestiharjo Kasihan Bantul are fully understand and obey procedure of savings and loan, provide well socialization regarding goals and functions of Indonesia's cooperatives, build trust and responsible attitude among the organizers and members to keep the Vehicle Owner's Book belongs to the members submitting for loan. Key words : Cooperative, Procedure, Analysis, Saving And Loan.
Kata Kunci : Koperasi, Prosedur, Analisis, Simpan Pinjam.