Pengaruh dana bantuan terhadap PDRB dan kemampuan keuangan daerah di Propinsi DKI Jakarta
FAQIH, Ahmad, Drs. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc
2002 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertiljuan untuk mengetahui pengaruh dana bantuan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Kemampuan Keuangan Daerah (KKD)di Propinsi DKI Jakarta. Penelitian menggunakan data runtun waktu periode 1985 - 2000, yang diperoleh dari Biro Keuangan Propinsi DKI Jakarta dan Badm usat Statistik Propinsi DKI Jakarta. Analisis menggunakan model koreksi kesalahan (ECM) dengan metode Ordinary Least Squares (OLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa dana bantuan berpengaruh positif terhadap PDRB di propinsi DKI Jakarta, di mma setiap peningkatan 1% dana bantuan menyebabkan kenaikan rata-rata PDRB sebesar 0,78% pada periode yang Sama (dalam jangka pendek) dan menyebabkan PDRB naik rata-rata sebesar 55,91% pada periode berikutnya (pengaruh jangka panjang) Demikian pula pengaruhnya terhadap kemampuan keuangan daerah, hasil analisis menunjukkan bahwa dana bantuan hanya berpengaruh dalam jangka panjang, di mana setiap peningkatan 1% dana bantuan menyebabkan kemampuan keuangan daerah Propinsi DKI Jakarta mcningkat scbcsar 0,12% pada pcriodc bcrikutnya. Uji R2 pada modcl pcngaruh dana banluan tcrhadap YDKB menunjukkan bahwa 53,24% proporsi perubahan variabel terikat dapat dijelaskan oleh variabel dalam model dan dalam model pengaruh dana bantuan terhadap kemampuan keuangan daerah Uji R2 menunjukkan bahwa 87,34% proporsi perubahan variabel terikit dapat dijelaskan oleh variabel bebas dalam model. Dari hasil analisis diketahui pula bahwa kemampuan keuangan daerah Propinsi DKI Jakarta dipengaruhi juga oleh kebijakan pemerintah dalam bidang perpajakan, dalam ha1 ini pemberlakuan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1997 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daemh. Undang-Undang Nomor 1 8 Tahun 1997 yang efekti f pernberlakuannya sejak tahun 1998 menyebabkan penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah menurun, sehingga menurunkan PAD dan akibatnya kemampuan keuangan daerah juga menumn.
This research attempt to know the influence of subsidiary against the PDRB and the ability of local finance in the province of Jakarta. The research using time series data periode 1985 - 2000, take the finance bureau and the Jakarta statistic central bureau. The analysis using ECM with ordinary least square method. in the the province of DKI Jakarta, eve9 one percent increasing subsidiary couse 0,78% in the same period (short run) aad influence on the average of PDRB’s increase equal 55,91% in the next period (long run). It’s also happen to the local fund, the increasing of every one percent of subsidiary couses the increasing of the fund ability for about 2,25% for the next period in the provine of DKI Jakarta. the R2 test on the influence of subsidiary on PDRB’s model shows that 53,09% the proportion of dependent variable changes can be explained by variable in the model and R2 test on the subsidiary influence toward the ability of local finance model shows that 87,32% the proportion of dependent variable changes can be explained by variable in the model. From the analysis result is also known the the hnd ability in the the province of DK1 Jakarta is also influenced by the government’s policy on taxes, in the case is the implementation of IJU. No. 18 year of 1997 on local tax and retribution. The UU. No. 18 year of 1997 is effectively used since 1998 coused the local tax and retribution decreasing, threfore is also decrease PAD and local fund ability. The result of anlysis showed that suhsidiary give a positive influence at PDRB
Kata Kunci : Keuangan Daerah, Dana Bantuan