Laporkan Masalah

Standar analisis belanja pengeluaran pemerintah Kabupaten Kerinci :: Studi kasus pada Kantor Kebersihan, Pemadam Kebakaran dan Pertamanan Pemakaman, 2001

ASMALDI, Dr. Arief Ramelan Karseno, MA

2002 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Reformasi dalam bidang pengelolaan keuangan daera h menuntut pemerintah daerah menggunakan sistem anggaran yang dapat menghasilkan pengelolaan keuacgan daerah yang efisien dan efektif, sistem tersebut adalah sistem anggaran yang berorientasi pada kinerja. Hal ini karena sistem anggaran dengan pendekatan incremental dan line item yang selama ini digunakan ternyata menghasilkan pengelolaan keuangan yang tidsk efisien dan efektif. Standar analisis belanja merupakan salah satu pendukung untuk melaksanakan sistem anggaran yang berorientasi pada kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis anggaran belanja daerah dan estimasi target kinerja pemerintah daerah di Kabupaten Kerinci dengan studi kasus pada Kantor Kebersi han, Pemadam Kebakaran dan Pertamanan Pemakaman Kabupaten Kerinci tahun 2001. Analisis belanja dilakukan dengan membandingkan antara realisasi anggaran belanja dengan standar analisis belanja untuk masing-masing kegiatan pelayanan kebersihan. Estimasi target kinerja pelayanan kebersihan dihitung dengan menggunakan metode analisis trend linier. Hasil analisis menunjukkari bahwa seluruh kegiatan pelayanan kebersihan pada Kantor Kebersihan, Pemadam Kebakaran dan Pertamanan Pemakaman Kablipaten Kerinci tahun 2001 terjadi overfinancing. Untuk kegiatan penygpuan sampah terjadi overfinancing sebesar Rp5.210.599,55, kegiatan pengangkutan sampah sebesar Rp58.495.537,lO dan kegistan, penggusuran sampah sebesar Rp4.362.000,OO. Dibandingkan dengan tahun 2000, kegiatan penyapuan Sampah mengalami underfinancing sebesar Rp5.023.485,76, sedangkan untuk kegiatan pengangkutan sampah dan penggusuran sampah terjadi overfinancing masing-masing sebesar Rp33.502.476,81 dan Rp347.71537. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kinerja Kantor Kebersihan, Pemadam Kebakaran' dan Pertamanan Pemakaman Kabupaten Kerinci mengalami penurunan.

The reform in the regional-financial management requires the local government to use a kind of budget system that can produce efficient and effective financial management. It is a system that is oriented towards performance. The budget system, with the incremental and line item approaches used so far, turns old to produce inefficient and ineffective financial management. The standar of expenditure analysis is one supportive aspect in implementing a budget system that oriented towards performance. This study aimed at analyziag the regional expenditure budget and the estimation of regional govermance target ini Kerinci Regency, using a case study at the Bureau of Hygiene, Fire Departmen, and Cemetery Gardening of Kerinci Regency during 2001. The expenditure analysis was conducted by comparing the realization of expenditure budget and the standar of expenditure budget tor each activity in hygienic services. The estimation of service performance target was calculated by using the method of linier trend analysis. The results of analysis shewed that, ini 2001, all activities in the hygienic services at the Bureau of Hygiene, Fire Department, and Cemetery Gardening of Kerinci Regency were overfinanced. The overfinancing in the activity of waste cleaning, waste transportation, and waste sweeping, were Rp5.210.599,55, Rp58.495.537,lO and Rp4.362.000,00, respectively. Meanwhile, the waste cleaning activities in 2000 were underfinanced, Rp5.023.4$5,76, respectively. The exception was only for waste transportation 'and waste sweeping, wich was overfinanced up to Rp33.502.476,81 and Rp347.715,37. It was concluded that the performance of Bureau of Hygiene, Fire Department, and Cemetery Gardening of Kerinci Regency were decline.

Kata Kunci : Anggaran Belanja Daerah,Standar Analisis,Kabupaten Kerinci


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.