Laporkan Masalah

PENGARUH LIMBAH BIOGAS PASAR BUAH ERHADAP PERTUMBUHAN DAN SERAPAN N, P, DAN K JAGUNG MANIS PADA ALFISOL GUNUNG KIDUL

FAIDZIN FITRAH AL QODAR, Cahyo Wulandari; Nasih Widya Yuwono

2015 | Skripsi | S1 ILMU TANAH

Pasar Induk Buah Gemah Ripah Gamping, Sleman memiliki instalasi biogas berbahan baku sampah buah yang menghasilkan limbah dan berpotensi untuk dijadikan sebagai pupuk organik. Dengan meningkatnya harga pupuk anorganik, maka penggunaan limbah biogas ini dapat dijadikan alternatif dalam upaya meningkatkan hasil produksi jagung manis. Tujuan dari penelitian ini yaitu: Mengetahui pengaruh pemberian limbah biogas sampah buah terhadap pertumbuhan jagung manis, mengetahui pengaruh pemberian limbah biogas sampah buah terhadap ketersediaan hara Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) di Alfisol, dan mengetahui pengaruh pemberian limbah biogas sampah buah terhadap serapan hara N, P, dan K pada jagung manis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah biogas (padat, cair dan sludge) mampu mengimbangi pertumbuhan tanaman yang diberi pupuk an-organik dan memberikan pengaruh nyata pada bobot segar tajuk, bobot jagung tanpa klobot dan bobot 100 biji. pemberian limbah biogas (padat, cair dan sludge) mampu mengimbangi serapan hara P dan K dibandingkan dengan pemberian pupuk an-organik, namun untuk serapan unsur hara N masih belum mencukupi.

Gemah Ripah fruit market Gamping, Sleman has a biogas installation. The raw materials of the installation are fruit waste. The biogas waste is potentially used as organic fertilizer. Since the price of inorganic fertilizer getting increase now a days, organic fertilizer from biogas waste can be used as an alternative fertilizer to increase production of sweet corn. This research aimed to; determine the effect of biogas waste on the growth of sweet corn, availability of Nitrogen (N), Phosphorus (P), and Potassium (K) in Alfisol, and the uptake of N, P, and K in sweet corn. The result of this experiment showed biogas waste (solid, liquid and sludge) are able to equilibrate the growth of inorganic fertilizer added. The significant difference showed only in the fresh weight of the plant, the weight of corn without husk and the weight of 100 seeds. The biogas waste (solid, liquid and sludge) were able to equilibrate the uptake of P and K inorganic fertilizer added, but still not enough yet the uptake of N.

Kata Kunci : Alfisol,jagung manis,pupuk organik,sludge biogas, N, P, dan K