ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PENYERAPAN DANA BELANJA MODAL WILAYAH KERJA KPPN YOGYAKARTA TAHUN ANGGARAN 2012-2014
RIZQI FITRIA SENJA P, Ihda Arifin Faiz, S.E., M. Sc
2015 | Tugas Akhir | D3 AKUNTANSI SVPenyerapan anggaran adalah bagian dari siklus anggaran yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pertanggungjawaban. Permasalahan yang banyak terjadi berkaitan dengan penyerapan adalah rendahnya penyerapan di awal dan membengkak di akhir tahun anggaran untuk beberapa subbelanja termasuk belanja modal. Keadaan ini pasti memiliki penyebab karena menjadi kecenderungan umum setiap tahunnya. Penulisan Tugas Akhir yang dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui penyerapan dana belanja modal di wilayah kerja KPPN Yogyakarta dan faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapannya. Data realisasi anggaran diolah dan disajikan dalam bentuk tabel maupun grafik persentase yang menunjukkan besarnya penyerapan setiap triwulan selama tiga tahun anggaran yaitu 2012-2014. Hasil olah data realisasi anggaran menunjukkan bahwa penyerapan belanja modal yang sesuai target Indikator Kinerja Utama (IKU) hanya terjadi pada triwulan IV tahun anggaran 2012 yaitu sebesar 90.66% dan selebihnya tidak. Sementara itu, hasil analisis data yang diperoleh melalui proses wawancara menunjukkan bahwa penunjukan pejabat perbendaharaan, keterlambatan pengajuan kontrak belanja modal, dan keterlambatan menyampaikan berita acara adalah tiga dari delapan faktor yang mempengaruhi penyerapan anggaran belanja modal di wilayah kerja KPPN Yogyakarta Tahun Anggaran 2012-2014.
Budget absorption is a part of the budget cycle which consist of planning, implementation, controlling, and accountability. Problems frequently occurred are low budget absorption at beginning but great at the end of period for certain expenditure, including capital expenditure. It is definitely a cause due to repeated. The final assignment conducted by descriptive qualitative method aims to determine the absorption of capital expenditure in KPPN Yogyakarta and the factors affected it. The budget realization data presented in tables and graphs which indicates the amount in percentage of absorption per quarter during the fiscal year 2012-2014. According to budget realization, the absorption of capital expenditure in accordance with key performance indicator (IKU) occur in the fourth quarter of 2012 fiscal budget for amount 90,66%, the rest are not meet the target. The results of data analysis, obtained through the interview process, indicate three factors that affects absorption of capital expenditure budget are designation treasury officials, the late submission of the contract, and the delay in submitting the official report.
Kata Kunci : Kata kunci: anggaran, penyerapan, belanja modal, faktor yang mempengaruhi penyerapan