MERAIH KEBANGKITAN: PENERIMAAN DIRI REMAJA DIFABEL RUNGU
NISAUL MAGHFIROH, Dr.Maria Goreti Adiyanti,M.S
2015 | Skripsi | S1 PSIKOLOGIRemaja yang secara tiba-tiba menjadi difabel rungu karena mengalami pengalaman tragis akan dihadapkan pada permasalahan seperti sulit menerima diri dengan identitas barunya dan banyak mendapat diskriminasi dari lingkungan. Hal ini membuat mereka merasa tertekan, marah, dan bahkan berencana bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika penerimaan diri remaja difabel rungu yang tidak dari lahir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Proses pengambilan data menggunakan wawancara mendalam dan observasi. Analisis yang digunakan adalah analisis tematik fenomenologi. Penelitian menunjukkan hasil bahwa remaja yang mengalami pengalaman tragis yang menyebabkan menjadi difabel rungu memunculkan berbagai respon negatif dari remaja tersebut. Akan tetapi, berkat dukungan keluarga dan keinginan kuat dari dalam diri remaja tersebut membuat mereka akhirnya dapat menerima diri. Proses mencapai penerimaan diri dan faktor yang mempengaruhinya akan dijabarkan dalam penelitian.
Adolescent who were suddenly become deaf caused by tragic experience will overcome many issues, such as difficulties to accept new identity as deaf or receive social discrimination. Those issues can make adolescent with deaf angry, depressed, even suicidal. This research aims to explore the dynamics of self acceptance in adolescent with deaf caused by tragic experience. Case study method with qualitative approach was used in this research. Data was collected using depth-interview and observation then analyzed using phenomenology thematic analysis. This result indicates that adolescent with deaf caused by tragic experience showed various negative responses. However, family support and strong self willing encourage the adolescent with deaf to start accepting their new identity as deaf. Those processes and the factors that support to reach it are being explained in this research.
Kata Kunci : adolescent, deaf, self acceptance,remaja, difabel rungu, penerimaan diri