Sistem Akuntansi Pembelian Obat pada Rumah Sakit Harapan Kota Magelang
HERNINDA MAULIDHA HU, Faiz Zamzami,S.E.,M.Acc.QIA
2015 | Tugas Akhir | D3 AKUNTANSI SVRumah Sakit Harapan Magelang adalah rumah sakit swasta yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepadamasyarakat. Rumah sakit ini memiliki beberapa fasilitas seperti farmasi. Farmasi adalah fungsi penting untuk menyimpan dan menyiapkan persediaan obat-obatan. Untuk menyimpan persediaan obat-obatan selalu ada, maka rumah sakit harus memiliki sistem akuntansi, untuk mengurus transaksi pembelian. Sistem pembelian memiliki hubungan dengan persediaan, karena itu ada kemungkinan bahwa sistem memiliki kelemahan yang dapat menyebabkan kecurangan. Dari alasan ini, penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem pembelian dan untuk mengetahui kelebihan dan kelemahannya. Sistem pembelian obat di Rumah Sakit Harapan Magelang melewati prosedur yang sama dan tidak hanya melibatkan satu fungsi sehingga membuat cek internal. Sistem pembelian meliputi beberapa dokumen, formulir, dan catatan akuntansi. Sistem yang digunakan di rumah sakit menggunakan sistem komputerisasi. Sistem pembelian di rumah sakit memiliki beberapa kelebihan dan ke-lemahan. Kelebihan itu seperti : rumah sakit memiliki struktur organisasi yang jelas, ada fungsi pembagian yang jelas, sistem pembelian dengan komputerisasi, setiap dokumen didasarkan pada wewenang. Sedangkan, kelemahannya adalah rumah sakit tidak ada proses penawaran harga pada saat membeli obat, dan SPMU (Surat Perintah Mengeluarkan Uang) dikeluarkansetelahkaskeluar. Satuan Pemeriksaan Internaltidak memeriksa secara mendadak, dokumen tidak memiliki nomor yang berurut tercetak. Pada akhirnya penulis memberikan kesimpulan bahwa sistem informasi akuntansi di Rumah Sakit Harapan Magelang cukup baik, meskipun memiliki beberapa kelemahan. Penulis memberirekomendasikepadaRumah Sakit Harapan Magelang dalam rangka untuk memperbaiki kelemahan dalam sistem tersebut.
Harapan Magelang Hospital is private hospital has purpose to give service public helath. The hospital has some facilities such as pharmasi. Pharmasi is important function to save and prepare medicine inventory. To save inventory of medicines always ready, so the hospital must have accounting system, to take care of transaction purchased. Purchasing system has relation with inventory, therefore it is possible that the system has weaknesses that may lead to that fraud. From this reason, the author is interested in conduction this research. The objective of research is to find out how is the application of purchasing system and to find out the strength and weakness. Purchasing system of medicines in Harapan Magelang Hospital pass through same procedure and it is not only involve one function so create internal check. The purchasing system employs several document, form, and accounting record. System was used in the hospital had computerization. Purchasing system in the hospital has some strength and weakness. The strength such as the hospital has clear structure organization, there is a clear division function, purchasing system had computerization, every documents are based on authorized. Whereas, the weaknesses are the hospital nothing bargain the price, at moment purchase the medicines SPMU (Surat Perintah Mengeluarkan Uang) out the last, nothing rotation job, Satuan Pemeriksaan Intern does not inspect suddenly, document does not have printed sequence number. In the end the author give the conclusion that the purchase accounting information system in HarapanMagelang Hospital good enough, although it has some weaknesses. The author recommendation HarapanMagelang Hospital in order to correct the weaknesses in such system.
Kata Kunci : Sistem Pembelian, Farmasi