Perbandingan Pengaruh Pemberian Produk Olahan Air Kelapa dan Air Siwalan terhadap Nilai VO2 Max
CITRA KUNCARANING P, Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz, RD, MPH; Harry Freitag Luglio Muhammad, S.Gz, M.Sc, Dietisien
2015 | Skripsi | GIZI KESEHATANLatar Belakang: Olahraga sepak bola merupakan olahraga yang memerlukan ketahanan dan kekuatan. Penelitian yang dilakukan oleh Badan Tim Nasional PSSI didapatkan hasil bahwa pemberian cairan dan elektrolit dapat meningkatkan performa atlet selama pertandingan. Air sangat berguna sebagai asupan utama untuk meningkatkan status rehidrasi dan mempertahankan stamina tubuh. Namun, karakter dan komposisi sebuah minuman akan mempengaruhi kemampuannya untuk meningkatkan status rehidrasi maupun memberikan energi pada tubuh. Air kelapa merupakan salah satu minuman yang mengandung karbohidrat dan elektrolit alami dan memberikan hasil yang signifikan untuk meningkatkan nilai VO2 max olahragawan. Minuman ini dapat menjadi pembanding efektivitas minuman lainnya terhadap VO2 max dan stamina atlet. Produk pertanian lokal lainnya, yakni siwalan, ialah salah satu jenis palmae yang memiliki sifat hampir sama dengan air kelapa. Keduanya merupakan minuman yang mengandung karbohidrat dan elektrolit. Sebuah penelitian menyatakan bahwa minuman elektrolit berkarbohidrat dapat meningkatkan performa olahragawan. Parameter penilaian performa seseorang dapat dilihat dari daya tahan kardiorespiratorinya yang secara umum diukur melalui penilaian VO2 max. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh pemberian produk olahan air kelapa dan produk olahan air siwalan terhadap nilai VO2 Max. Metode: Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian uji klinis eksperimental dengan menggunakan rancangan randomized cross-over. Sebanyak 18 anggota sepak bola UGM dipilih menjadi subyek penelitian. sembilan orang diintervensi dengan pemberian air kelapa dan 9 orang lainnya dengan air siwalan kemudian diukur nilai VO2 max masing-masing. Setelah periode wash-out selama minimal 1 minggu, antarkelompok diberi perlakuan silang dan VO2 Max kembali diukur. Hasil: Rata-rata VO2 Max dengan intervensi produk olahan air kelapa dan siwalan masing-masing, yakni 43,37 ml.kg-1.min-1 dan 42,67 ml.kg-1.min-1. Hasil perbandingan nilai VO2 Max kedua perlakuan ini melalui independent T-Test didapatkan p>0,05. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan pada pemberian produk olahan air kelapa dan produk olahan air siwalan terhadap nilai VO2 Max.
Background: Sports such as Football need power and endurance's supporting. A study of Badan Tim Nasional PSSI showed that fluids and electrolytes could increase athletes' performance during competition. Water is a necessary element to raise hydration status and maintain physical performance. However, it depends on its composition and characteristic. Coconut water is one of beverages provide natural electrolytes and carbohydrate which showed significant effect to increase VO2 max value of athletes. This beverage even showed as a proper standart in efficacy test of sport drinks. Siwalan water, another agricultural product included in Palmae group, has similar characteristic to coconut water. Both of them are carbohydrate-electrolyte drinks. A research explained that carbohydrate-electrolyte drinks supporting athletes' performance. Estimating sports performance can be done by measuring VO2 max value. Objective: The aim of this study is to find out the differences of Coconut water and Siwalan Water processed product intervention in affecting VO2 max value. Methods: This experimental study is conducted using randomized cross-over design. Eighteen members of UGM's football players were selected as research subjects. Nine subjects were asked to drink coconut water processed product while another nine subjects were drinking Siwalan water processed product, then VO2 max was measured in each subject. After wash-out period for minimum a week, each group was crossed over and VO2 max was measured once again. Results: Average of VO2 Max value from each coconut water and siwalan water processed product were 43,37 ml.kg-1.min-1 and 42,67 ml.kg-1.min-1. The comparison of VO2 Max value between both intervention using independent T-Test is showed that p> 0,05. Conclusion: There is no significant difference of coconut water and siwalan water processed product intervention in affecting VO2 max value.
Kata Kunci : VO2 Max, Performa Olahraga, Air kelapa, Air siwalan