Laporkan Masalah

TEMPAT EVAKUASI TSUNAMI BERFUNGSI GANDA PUSAT KEGIATAN MASYARAKAT DI PESISIR KABUPATEN BANTUL

PRIYO ATMO SANCOYO, IR. MEDY KRISNANY S. , M.ARCH

2014 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Indonesia merupakan satu-satunya negara di ASEAN yang berada di antara 4 lempeng aktif dunia - Eurasia, Indo Australia, Filipina dan Pasifik. Konsekuensinya, Indonesia memiliki potensi sumberdaya geologi yang melimpah dan juga potensi bencana gempa bumi dan tsunami, seperti yang terjadi pada tahun 2004 (Tsunami Aceh) dan tahun 2006 (Gempa Yogya). Desain empat evakuasi bagi para penyintas agar bisa melakukan kegiatan sehari-hari pasca serta pada saat masa-masa rehabilitasi serta mitigasi bencana, menjadi perhatian tersendiri bagi pemerintah, negara donor dan juga lembaga kemasyarakatan yang bergerak di bidang pengurangan resiko bencana. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada tahun 2013 memiliki rencana mitigasi bencana tsunami dengan cara membangun tempat evakuasi bencana sebagai masterplan pengurangan resiko tsunami di Indonesia. Kabupaten Bantul sebagai lokasi penelitian ini, karena daerah ini belum mempunyai desain tempat evakuasi tsunami sebagai acuan dalam penentuan rencana tata ruang wilayah (RTRW).

Indonesia is the only country in ASEAN that are active in the world between 4 plates - the Eurasian, Indo Australia, the Philippines and the Pacific. Consequently, Indonesia has abundant geological resource potential and also the potential for earthquake and tsunami, as happened in 2004 (Tsunami) and 2006 (Yogyakarta earthquake). Design of four evacuation for the survivors to be able to perform daily activities as well as during the post-period rehabilitation and disaster mitigation, an especial concern for governments, donors and civil society organizations engaged in disaster risk reduction. National Disaster Relief Agency (BNPB) in 2013 had a devastating tsunami mitigation plan by building a disaster evacuation as a master plan in Indonesian tsunami risk reduction. Bantul District as the location of this research, because this area does not have the design of a tsunami evacuation as a reference in determining the spatial planning (Spatial).

Kata Kunci : tsunami, tempat evakuasi, Kabupaten Bantul


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.