NARCISSISTIC LEADERS AND ORGANIZATIONS: THE CASE OF FACEBOOK
FARADILLA AYU PERMATASARI , G.B.W. Willenborg
2014 | Skripsi | S1 MANAJEMENKarya tulis ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan bahwa narcissism seorang CEO dapat mempengaruhi suatu organisasi untuk bersifat narcissistic. Maka dari itu, karya tulis ini menjadikan Mark Zuckerberg dan Facebook sebagai sebuah analisa kasus untuk menjawab pertanyaan tersebut. Hipotesa dalam karya tulis ini diambil dari kriteria dalam DSM-IV dan arrogant organization disorder. Data primer didapat dengan metode questionnaire yang telah dimodifikasi dari Narcissistic Personality Inventory (NPI). Berdasarkan tinjauan pustaka, karya tulis ini menyimpulkan bahwa Mark Zuckerberg adalah seorang CEO yang narcissistic, tetapi tidak mempengaruhi Facebook untuk menjadi suatu organisasi yang bersifat narcissistic.
This study aims to answer the question whether a CEO's narcissism can affect the organization to become a narcissistic organization. To answer this question, Mark Zuckerberg and Facebook are used in a case analysis. Hypotheses for this case are derived from criteria in DSM-IV and arrogant organization disorder. A research plan is presented in which primary data will be gathered from questionnaires that are modified from Narcissistic Personality Inventory (NPI). Based on literature review, the thesis concludes that Mark Zuckerberg is a narcissistic CEO, but he does not affect Facebook to become a narcissistic organization.
Kata Kunci : Narcissism, narcissistic leadership, narcissistic organization, Mark Zuckerberg, Facebook