Laporkan Masalah

Laju Tangkap Jaring Insang di Perairan Waduk Sermo Kabupaten Kulonprogo

DIKRA ARDHALANGIT, Ir. Supardjo S.D,.S.U ;Suadi S.Pi,. M.Si,. Ph.D ; Dr. Eko Setyobudi S.Pi,. M.Si

2015 | Skripsi | S1 MANAJEMEN SUMBER DAYA PERIKANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju tangkap jaring insang di perairan Waduk Sermo Kabupaten Kulonprogo dan mengetahui jenis-jenis dan ukuran ikan yang tertangkap dengan menggunakan jaring insang. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2013-Januari 2014 di Waduk Sermo. Penelitian menggunakan jaring insang ukuran mata jaring 2 inchi dengan shortening 60%. Penangkapan ikan dilakukan di 4 titik lokasi dengan 15 kali trip. Seluruh ikan yang tertangkap dihitung jumlahnya dan diukur panjang, berat, tinggi serta didokumentasikan. Data dianalisis secara deskriptif dengan tabulasi silang untuk mengetahui komposisi jenis hasil dan laju tangkap. Jenis ikan yang tertangkap sebanyak 145 ekor yang terdiri dari 6 jenis ikan, antara lain yaitu Nila (Oreochromis niloticus) sebanyak 9 ekor, Mujair (Oreochromis mossambicus) sebanyak 32 ekor, Red devil (Amphilophus labiatus) sebanyak 100 ekor, Lobster (Cherax quadricarinatus) sebanyak 2 ekor, Managuin (Parachromis managuensis) sebanyak 1 ekor dan Wader pari (Rasbora argyrotaenia ) sebanyak 1 ekor. Komposisi ukuran ikan hasil tangkap pada jaring insang didominasi oleh ikan Red devil sebanyak 100 ekor dengan persentase 69,0%. Kisaran panjang total Red devil 10,3-18,4 cm, kisaran tinggi tubuh Red devil antara 3,4-8,1 cm dan kisaran berat Red devil antara 21,8-96,89 gr. Laju tangkapan jaring insang menunjukkan nilai CPUE tertinggi terdapat pada bulan Oktober trip 4 dengan nilai 68,2 gr/trip sedangkan bulan September trip 2 memiliki nilai CPUE terkecil dengan 2,9 gr/trip. Nilai CPUE menggambarkan tingkat produktivitas dari upaya penangkapan (effort). Nilai CPUE semakin tinggi menunjukkan bahwa tingkat produktivitas alat tangkap yang digunakan semakin tinggi.

This research aims to determine the catching rate of gillnet fishery in Sermo Reservoir Regency of Kulonprogo and to understand the types and sizes of fish catch. The research was carried out from September 2013 until January 2014 by using gillnet with mesh size of 2 inches and a shortening of 60%. The study sites were divided into 4 locations with total of 15 fishing trip. The total number of fish were counted and the length, weight, and height were measured. All fish were documented and analyseddescriptively with cross tabulations method. Total number of catch was 145 fishes, which consisted of six species, among others, Tilapia (Oreochromis niloticus) with total number of nine fishes, Mujair (Oreochromis mossambicus) 32 fishes, Red Devil (Amphilophus labiatus) 100 fishes, two lobster (Cherax quadricarinatus) and one Managuin (Parachromis managuensis) and Wader (Rasbora argyrotaenia), respectivelly. The red devil dominated catch with a percentage of 69.0%. The range of total length of fish about 10.3 to 18.4 cm, body height range between 3.4 to 8.1 cm and a weight between 21.8 to 96.89 grams. The highest catch rate of gill net was found on October trip 4 with a value of 68.2 g/trip. On the other hand, the lowest catch rate occurred in September trip 2, with CPUE of 2.9 g/trip. The value of CPUE indicates the level of productivity of fishing effort (effort). The higher CPUE indicate that the level of productivity of fishing gear used also high.

Kata Kunci : ; CPUE, jaring insang, komposisi, laju tangkap, Waduk Sermo ; composition, catch rate, gill nets, Sermo Reservoir, Kulon Progo

  1. S1-2015-300342-abstract.pdf  
  2. S1-2015-300342-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-300342-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-300342-title.pdf