Laporkan Masalah

Dana bergulir dalam upaya mengembangkan industri kecil di Kabupaten Kapuas Hulu

IDRIS S., M, Prof.Dr. Dibyo Prabowo, MSc

2002 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan adanya proyek dana bergulir UK-INDAG di Kabupaten Kapuas Huh dalam rangka mengembangkan industri kecil, di mana sebelum adanya dana tersebut, industri kecil belum pernah mendapatkan bantuan atau pinjaman secara khusus, untuk itu perlu adanya penelitian terhadap keberadaan dana bergulir tersebut. Data penelitian terdiri dari data sekunder dan primer, data sekunder diperoleh dari dokumen dan laporan instansi pemerintah yang terkait dengan penelitian, sedangkan data primer diperoleh dari pengusaha industri kecil yang meminjam dana bergulir pada tahap pertama sebanyak 33 pengusaha berlokasi di 10 kecamatan dan menjadi objek penelitian sebanyak 22 pengusaha yang berada pada 2 kecamatan sebagai proyek uji coba pemerinta h. Selanjutnya data tersebut diolah, dianalisis dan dibahas dengan menggunakan alat analisis pertum buhan dan perbedaan rata-rata pada observasi berpasangan. Hasil perhitungan dan analisis setelah industri kecil menerima selama satu tahun adalah sebagai berikut. Produksi industri kecil meningkat sebesar 72,71 YO, dan demikian pula dengan analisis observasi berpasangan dengan a 0,05 diperoleh f-tabel < thitung (1.721< 3,728 berarti ada perbedaan produksi secara positif, setelah menerima pinjaman dana bergulir. Sebanyak 22 industri kecil 'dalam penggunaan tenaga kerja sebanyak 45 (71,43%) serta dari perhitungan perbedaan rata-rata pada observasi berpasangan dengan a 0,05, maka diperoleh f-tabel =1,721 dan f-httung =4,098, berdasarkan ketentuan t-tabel < t-hitung, berarti penyaluran dana bergulir UK-INDAG mengalami perbedaan secara positif pada permintaan tenaga kerja. Pendapatan mengalami peningkatan 21,6O%, namun lebih kecil dari peningkatan produksi dan biaya produksi dan demikian pula dengan anaiisis observasi berpasangan dengan a 0,05 diperoleh f-tabel > f-hitung (1.721 > 1.718) berarti tidak ada perbedaan pendapatan setelah menerima pinjaman dana bergulir. Biaya Produksi juga mengalami peningkatan yang sangat tinggi apabila dibandingkan dengan peningkatan produksi dan pendapatan yaitu sebesar 86,56%, maka dapat disimpulkan belum ada peningkatan efisiensi dan demi kian pula dengan analisis observasi berpasangan dengan a 0,05d iperoleh f-tabel < t-King (1.721~4. 427) Ha diterima, berarti ada perbedaan biaya produ ksi sesudah menerirna pinjaman dana berg u li r.

The aim of this study were to find out the difference of the sliding fund project of UK-INDAG in Kapuas Hulu Regency in development the small industry, in which before the existence of that fund, the small industry never get the special assistance or loan. The refore, a study comprised of secondary and primary data. Secondary data was gained from document and the govermental instituton’s report related with this study. While, the primary data was gained from the small industry entrepreneur having a loan on the sliding fund on the firt stage of 33 entrepreneur located in 10 municipals and became the study object of 22 entrepreneur existing in municipals as the govermental testing project. Next, those data were managed, analyzed and discussed by using growth analysis tools and the average difference on the pair observation. The calculation result and analysis result after small industry received in year, as follow : The production of small industry was increasng of 72,71%, and so the pair observation analysis with a 0,05 was gained t-table < t-counted (1,721 < 3,728) meant that there was a positive difference of production, after receiving a loan from sliding fund 22 small used 45 employe (71,43%) and from the calculation of the average difference of the pair observation using a 0,05,it was gained ttable = 1,721 and t-counted = 4.098, based on the act that t-table < f-counted, this meant that the distribution of sliding fund of UK-INDAG had a positive difference of the meanpower requirement. Revenue increasing of 21,6O%, but it was smaller that the production improvement and production cost iand so with the pair observation analysis with a 0,05,it was gained t-table < t-counted (1,721 < 1,718), this meant that there was no difference in revenue after receiving the sliding fund loan. Production cost was also increasing highly if comparedwith the production improvement and the revenue, that wa of 86,56%, so it could be concluded that there had been no efficient improvement, and so with the pair observation analysis with a 0,05, in which it was gained t-table < tcounted (1,721 < 4,427), this meant that there was adifference in production cost after receiving a loan from sliding fund.

Kata Kunci : Industri Kecil,Dana Bergulir,Kabupaten Kapuas Hulu


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.