Laporkan Masalah

Identifikasi sektor ekonomi dan prospek pembangunan daerah dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah Kabupaten Kapuas Hulu, 1995-1999

SADAU, Ambrosius, Drs. Dumairy, MA

2002 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengideritifikasi sektor/subsektor ekonomi yang potensial untuk dikembangkan dalam sistem perekonomian Kabupaten Kapuas Huh. Data yang dipergunakan dalam penelitian kurun waktu 1995-1999 ini, adalah data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kapuas Hulu dan Propinsi Kalimantan Barat Atas Dasar Hargs Kcnstan 1993, yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas Hulu dan Badan Pusat Statistik Propinsi Kalimantan Barat. Metode analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ), Shift-Share (SS) Vodifikasi Esteban-Marquillas (SS-EM), Model Rasio Pertumbuhan (MRP), Klassen Typologi, Overlay. Hasil penelitian analisis LQ menunjukkan sektor basis meliputi: pertanian, pertambangan daii penggalian, bangunan, dan sektor perdagangan, hotel dan restoran. Subsektornya meliputi tanaman bahan makanan; peternakan dan hasil-hasilnya; kehutanan; perikanan; pertambangan tanpa migas; perdagangan besar dan eceran; Fewa bangunan; dan swasta. Analisis SS-EM menunjukkan perubahan pertumbuhan PDRB Kabupaten Kapuas Hulu mengalami peningkatan sebesar Rp5.706.945,09 juta. Disebabkan oleh pengaruh positif dari pertumbuhan regional Propinsi Kalimantan Barat sebesar Rp3.393.554,91 juta, pengaruh bauran industri sebesar Rp883.695,09 juta, pengaruh persaingan klasik sebesar Rp883 695 juta dan pengaruh persaingan SS-EM sebesar Rp883.695,09 pengaruh efek alokasi sebesar Rp0,00 juta. Berdasarkan analisis MRP, deskripsi kegiatan ekonomi yang potensial meliputi sektor: pertambangan dan penggalian; listrik, gas dan air minum; pengangkutan dan komuhikasi; keuangan, persewaan dan jasa perusahaan; subsektornya meliputi: penggalian; listrik; air bersih; hotel; pengangkutan (angkutan jalan raya); komunikasi; (pos dan telekomunikasi) lembaga keuangan tanpa bank; pemerintahan umum; swasta (sosial kemasyarakatan; perorangan dan rumah tangga). Begitu pula analisis Overlay sektor/subsektor ekonomi yang potensial meliputi pertambangan dan penggalian; bangunah; perdagangan, hotel dan restoran subsektor meliputi : tanaman bahan makanan; perdagangan besar dan eceran; sewa bangunan; swasta (sosial kemasyarakatan). Klassen Typologi menunjukkan sektor maju dan tumbuh cepat: meliputi sektor bangunan; perdagangan hotel dan restoran; keuangan persewaan dan jasa. Subsektornya meliputi : perdagangan besar dan eceran dan sewa bangunan.

This study aims to identify potential economic sector/subsector to be developed in economic systems in Hulu Kapuas Regency. Data used in study period 1995-1999, was secondary data in form of Gross Regional Domestic Bruto (GRDP) of Huh Kapuas Regency and West Kalimantan Province Based on Constant Price 1993, obtained from Central Bureau of Statistics of Huh Kapuas Regency and Central Bureau of Statistics of West Kalimantan Province. Location Quotient (LQ), Shift-Share Modification Esteban-Marquillas (SS-EM), Growth Ratio Model (GRM), Klassen Typology. Analitical (La) study results show that basic sectors includes: agriculture, mining dan excavation. construction, and trade, hotel and restaurant sectors. Basic sectors are divided into foodstuff plants; cattlebreeding and its products; forestry. fishery, non oil and gas mining wholesale and retail; bulding rent, and private subsectors. SS-EM analysis showed the change in which GRDP growth of Kapuas Hulu Regency increased as much as Rp5.706.945,09 billions. This increasing growth was due to the positive effect of regional growth of West Kalimantan Province in as much as Rp3.393.554,91 billions, the effect of mixed industry in as much as Rp883.695,09 billions, the effect of classical competition in as much as Rp883.695 billions and the effect of SS-EM competition in as Rp883.695,09 billions and the effect of allocation in as much as Rp0,OO billions. Based on the GRM analysis, the description of potensial economic activities included: mining and excavation, I. elrctricity, gas and drinking water, transportation and communiption; finance, rent, business-sevice sectors. These sectors are divided ,into subsectors including excavation, electricity, clean water, hotel, transportation , (road transportation), communication (post and telecommunication) non-bank financial institution, common governmentship.. private (public society, individuals, household). So did Overlay sectodsubsector of potential economy including mining dan excavatioti, construction, trade, hotel and restaurant. Subsectors include foodstuff plants, wholesale and retail, building rent, private (public society). Klassen Typology shows that sector is welldeveloped- and-fast-grown sector including construction, hotel and restaurant trade, rent and service finances. Its subsector includes wholesale and retail and building rent.

Kata Kunci : Pembangunan Daerah,Sektor Ekonomi,Otonomi Daerah


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.