Laporkan Masalah

PENGATURAN HASIL MULTI JENIS UNTUK PEMBENAHAN STRUKTUR TEGAKAN JATI, BKPH KANGEAN TIMUR, KPH MADURA, PERUM PERHUTANI DIVISI REGIONAL JAWA TIMUR

ATIKA NUR HARITSAH, Dr. Ris Hadi Purwanto, M. Agr. Sc ; Djoko Soeprijadi, S.Hut., M.Cs

2015 | Skripsi | S1 MANAJEMEN HUTAN

Pengelolaan hutan produksi memerlukan pengaturan hasil hutan yang sesuai untuk tegakan hutan yang didominasi oleh tegakan muda dengan tingkat kerawanan (illegal logging) yang tinggi. Tujuan penelitan ini untuk membuat skenario penataan struktur tegakan jati di BKPH Kangean Timur, KPH Madura, Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur. Penelitian ini dilaksanakan di BKPH Kangean Timur, KPH Madura, Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur. Metode yang digunakan untuk penentuan struktur tegakan jati adalah simulasi dinamika tegakan multi jenis. Kombinasi umur, KBD dan bonita dijadikan sebagai variable pendugaan dinamika tegakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simulasi pengaturan hasil multi jenis kayu untuk pembenahan struktur tegakan jati cukup akurat dan layak digunakan. Simulasi menggunakan 3 skenario, yaitu : a. Skenario 1 ( Jati); b. Skenario 2 ( Jati dan Sengon); c. Skenario 3 ( Jati dan Mahoni). Eksekusi simulasi menghasilkan scenario 2 sebagai scenario terbaik.

Production forest management require appropriate yield requlation for forest stand dominated with young trece with high risk of illegal logging. The objective of this research was to build scenario of teak stand structure requlation at BKPH Kangean Timur KPH Madura, East Java Regional District of Perum Perhutani. This research was conducted in BKPH Kangean Timur KPH Madura, East Java Regional District of Perum Perhutani. The method used is simulation stand multi species structure requlation. Age stand, basal area density, and site index used as variables for predicting its stand dynamics. The result indicated that simulation of multi species yield requlation for teak stand structure improvement is accurate and feasible. This simulation use three scenarios: scenario 1: teak, scenario 2 teak and albizia and scenario 3, teak and mahogany. The simulation execution result scenario 2 as the beat.

Kata Kunci : Kelestarian hutan, daur, dinamika KBD/forest conservation, cycle KBD dynamic