Laporkan Masalah

PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN HUTAN RAKYAT DI KABUPATEN PURWOREJO PROVINSI JAWA TENGAH

ARFAN ADHI KURNIAWAN, Wahyu Tri Widayanti, S.Hut., M.P.

2015 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pemerintah Daerah dalam pengembangan hutan rakyat di Kabupaten Purworejo. Penelitian ini meneliti instansi mana yang terkait, peran pemerintah daerah, program seperti apa yang dibuat, serta penganggaran untuk menjalankan program-program yang mendukung dalam pengembangan hutan rakyat di Kabupaten Purworejo. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus. Penelitian menggunakan studi kasus memusatkan diri secara intensif terhadap satu obyek tertentu dengan mempelajarinya sebagai suatu kasus. Seorang peneliti harus mengumpulkan data setepat-tepatnya dan selengkap-lengkapnya dari kasus tersebut untuk mengetahui sebab-sebab yang sesungguhnya bilamana terdapat aspek-aspek yang perlu diperbaiki. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan studi dokumentasi, wawancara mendalam dan pengamatan terlibat. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa ada beberapa instansi yang mendukung baik secara langsung maupun tidak langsung dalam pengembangan hutan rakyat di Kabupaten Purworejo yaitu Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Pertanian Peternakan Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Pariwisata, Bappeda, dan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. Peran yang dilakukan yaitu sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, serta monitor dan evaluator terhadap program yang mendukung pengembangan hutan rakyat. Program pokok yang dilakukan berupa program pemeliharaan dan pengkayaan hutan. Penganggaran berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) berjumlah Rp. 468.795.455 dan Anggaran Perencanaan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Purworejo tahun 2014 berjumlah Rp. 225.033.593. Program yang diadakan telah dilaksanakan dan masyarakat merasa terbantu dengan bantuan yang diperoleh dari Pemerintah Daerah.

This study aims to determine the role of Local Government in the development of community forests in Purworejo, by examining the relevant agencies, the role of local government, the programs created, and the budgeting to run the programs that support the development of community forests in Purworejo. The basic method used in this research is a case study method. This method focuses intensively on one particular object as a case. A researcher must collect data rigorously and completely as of the case to determine the actual causes when there are aspects that need to be repaired. The data collecting techniques used is documentation study, in-depth interviews, and participant observation. From research done shows that there are several agencies that support either directly or indirectly in the development of community forestry in Purworejo namely the Department of Forestry and Agriculture Animal Husbandry, Department of Marine and Fisheries, Department of Industry, Trade and Tourism Cooperative, Planning Agency, and the Department of Revenue Financial and Asset Management. Those agencies performed the role as facilitators, planners, implementers, also the monitors and evaluators of programs that support the development of community forests. The main program is done in the form of a maintenance program and forest enrichment. The budgeting is derived from the Special Allocation Fund (DAK) amounted to Rp. 468 795 455 and Budget Planning and Expenditure (budget) Purworejo 2014 amounted to Rp. 225.033.593. The conducted programs have been implemented and people feel helped by the assistance obtained from the local government.

Kata Kunci : Role, Local Government, Community Forests, Peran, Pemerintah Daerah, Hutan Rakyat