Laporkan Masalah

PENGARUH SUPLEMENTASI UNDEGRADED PROTEIN KEDELAI AFKIR DENGAN BERBAGAI PERLAKUAN TERHADAP KUALITAS DAGING SAPI PERANAKAN ONGOLE

MOCHAMMAD FAHMI HABIBI, Ir. Bambang Suhartanto, DEA; Prof. Dr. Ir. Nono Ngadiyono.,MS

2015 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas daging sapi Peranakan Ongole (PO) dengan pemberian suplementasi undegraded protein kedelai afkir pada ransum lengkap dan untuk juga mengetahui residu formaldehid yang terkandung dalam daging sebagai produk dari ternak yang mendapatkan pakan yang mengandung formaldehid. Penelitian ini menggunakan 12 ekor sapi yang dibagi ke dalam 3 kelompok perlakuan dengan masing-masing kelompok terdiri dari 4 ekor sapi yang diberikan pakan ransum lengkap dengan penambahan suplemen kedelai afkir pada tiap kelompoknya. Perlakuan yang diberikan adalah suplementasi kedelai afkir tanpa proteksi, suplementasi dengan proteksi pemanasan, dan suplementasi dengan proteksi formaldehid. Data tersebut dianalisis menggunakan analisis variansi dengan rancangan acak lengkap pola searah (Completely Random Design). Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa kadar lemak daging dari perlakuan pemberian formalidehid memiliki kadar yang paling rendah (1,05±0,85%), kadar air yang paling tinggi (76,07±1,02%), dan daya ikat air tertinggi (28,53±2,72%), namun keempukan daging perlakuan pemanasan memiliki nilai keempukan yang paling rendah (8,80±0,15 kg/cm2). Dapat disimpulkan bahwa pemberian suplemen dengan berbagai perlakuan tidak mempengaruhi semua kualitas daging dan tidak terdeteksi adanya formaldehid di dalam daging sapi.

This study aimed to determine the increasing of the quality of beef of Ongole cross breed in supplementation of undegraded protein in complete rations and to also know that formaldehyde residues in meat as a product of animal feed containing formaldehyde. This study used 12 heads were divided into three treatment groups with each group consisted of four heads were given feed ration complete with the addition of rejects soyabean supplementation in each group. The treatments were without supplementation, supplementation with heating protection, and supplementation with formaldehyde protection. The data were analyzed by using analysis of variance with one way, completely randomized design. The results of analysis of variance showed that the fat content of meat from treated of formalidehyde giving had the lowest levels (1.05 ± 0.85%), the highest water content (76.07 ± 1.02%), and the highest water holding capacity (28.53 ± 2.72%), but the meat tenderness from heat treatment had the lowest level (8.80 ± 0.15 kg / cm2). It was concluded that supplementation with various treatments did not affect all of quality of the meat and it did not presence of formaldehyde in the meat.

Kata Kunci : Undegraded protein, Rejects soyabean, Meat quality