Laporkan Masalah

Pengambilan Keputusan Menikah bagi Mahasiswa

FAUZIYATUL MUNAWWARAH, Arie Sudjito, M.Si

2015 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Pengambilan keputusan yang terpenting bagi setip individu sebagian besar terdapat dalam keluarga. Pada setiap perkembangannya, individu memiliki kebutuhan-kebutuhan tersendiri. Mulai dari sejak balita, anak-anak, remaja, sampai pada usia dewasa dan tua. Balita dan anak- anak beda kebutuhannya, anak dan remaja juga berbeda, begitu seterusnya. Setiap orang akan mengambil keputusan untuk mencapai atau mendapatkan kebutuhannya. kesemuanya akan bersangkutan dengan keluarga karena sosialisasi yang pertama akan terjadi dalam keluarga sebagai unit terkecil dan mendasar dalam masyarakat. Penelitian ini mengambil objek pada level mikro yaitu individu. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Metodenya menggunakan metode wawancara dan observasi terinci. Data dari lapangan kemudian dianalisis dengan memeriksa keabsahan data. Pengambilan keputusan akan didasarkan pada pilihan rasional dari masing-masing aktor. Aktor akan mempertimbangkan banyaknya keuntungan yang akan diperoleh setelah memutuskan. Pada prosesnya akan berbenturan dengan hambatan-hambatan namun akan sampai pada satu tujuan. Dalam hal menikah, berkaitan dengan pembentukan keluarga yang di dalamnya terdapat berbagai macam kebutuhan yang harus diputuskan. Pernikahan erat kaitannya dengan budaya atau kultur yang dianut. Setiap individu yang menikah melaksanakan prosesnya sesuai dengan budaya atau kultur yang berlaku dalam masyarakat lingkungannya. Masing-masing lingkungan akan berbeda satu sama lainnya sehingga praktik pernikahan menjadi beragam. Pernikahan pada mahasiswa menjadi salah satu contoh adanya kebudayaan atau kultur yang berbeda. Ada masyarakat yang memang sudah terbiasa dengan menikah muda, ada pula yang mematok syarat-syarat tertentu misalnya syarat umur atau penghasilan. Prakter pernikahan mahasiswa terdorong dari adanya dukungan lingkungannya sendiri yaitu dukungan orang tua, keluarga, dan instansi yang berkaitan. Semuanya akan mendukung ketika telah terjadi proses interaksi diantara mereka. Bagi mahasiswa yang menikah di saat masih kuliah menghadapakan kebutuhannya ingin menikah dengan kondisi sosial ekonomi selama masih kuliah. Mahasiswa dalam pandangan masyarakat pada umunya adalah mereka yang sedang bersekolah dan tidak mempunyai penghasilan atau uang. Jika ada yang sudah menikah ketika masih kuliah berarti dihadapkan pada masalah ekonomi dan juga penyesuaian dengan masalah sosial.

Making the most important decision for every individual is found mostly in family. In every development, individuals have special needs. Starting from toddlers, children, adolescents, and adults in the age and older. Toddlers and children children of different needs, children and adolescents are also different, and so on. Each person will take decisions to achieve or obtain their needs. all of which will concerned with the family since the socialization of the first will take place in the family as the smallest unit in society and fundamental. This study takes an object on a micro level, ie individuals. This study is qualitative descriptive study. The method uses the method of interviews and observations detail. Data from the field and then analyzed by examining the validity of the data. Decisions will be based on the rational choice of each actor. Actors will consider the many benefits that will be obtained after decide. In the process will collide with obstacles yet to be at one end. In the case of marriage, with regard to the establishment of a family in which there various kinds of needs that must be decided. Marriage is closely related to culture or culture embraced. Every individual who is married to implement the process in accordance with culture or the culture prevailing in the community environment. Each environment will be different from each other so that the practice of marriage be varied. Marriage on the student becomes one example of the culture or cultures different. There are people who are already familiar with married young, there are also which set certain conditions such as age or income requirements. Practices of marriage students are encouraged to support their own environment that support parents, families, and institutions concerned. They will support when there has been a process the interaction between them. For students who get married while still in college having the need to get married with socio-economic conditions during college. Student in view of the public in general is that they are not in school and have income or money. If there were already married when I was in college means faced with the problem of economic adjustment and also with social issues

Kata Kunci : keputusan, menikah, mahasiswa

  1. S1-2015-302213-abstract.pdf