Laporkan Masalah

Peranan sektor perkebunan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bengkulu Utara

MEILIANTY, Hilda, Drs. Masykur Wiratmo, MSc

2002 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Pembangunan yang merupakan proses multidimensi dari suatu masyarakat dalam mencapai kehidupan yang lebih baik yang seringkali pembangunan tersebut hanya mengejar pertumbuhan tanpa memperhatikan pemerataan. Upaya pemerataan pembangunan dilakukan dengan menggalakkan pembangunan daerah. Pembangunan daerah selain diarahkan untuk meningkatkan peran serta aktif masyarakat, juga diarahkan untuk meningkatkan pendayagunaan potensi daerah secara optimal dan terpadu. Untuk itu pemerintah daerah harus menngkatkan usaha pendayagunaan potensi yang dimiliki oleh daerah tersebut terutama potensi sumber daya alamnya. Dalam upaya pendayagunaan potensi daerah ini Pernerintah Propinsi Bengkulu menyatakan Kabupaten Bengkulu Utara sebagai daerah pengembangan perkebunan. Penelitian ini kertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi sektor perkebunan dan melihat hubungan sektor perkebunan dengan sektor lainnya serta menelaah sektor unggulan yang menentukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor perkebunan memiliki kontribusi yang cukup besar dan terus meningkat. Sektor perkebunan merupakan sektor basis yang belum memiliki daya saing namun prospektif. Menyikapi kondisi yang akan terjadi di masa mendatang, dengan berlakunya UU No.22 tahun 1999 yang membuat besarnya kewenangan Daerah Kabupaten, seiring dengan itu maka semakin besar pula peranan masyarakat dan swasta untuk berperan serta dalam proses pembangunan di daerah. Untuk itu harus diketahui potensi yang dimiliki oleh daerah dalam upaya mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi melalui sektor-sektor ekonomi, di samping itu juga harus memperhatikan pemerataan serta dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan.

Development is a multidimentional process of a society to gain a better life that it often tries to catch up the growth without paying attention to even distribution. The effort to the even ditribution development was done by improving local development. Local development was not steered up to improve society’s active participation only, but also to improve the use of local potential optimally. Thus, the local government has to increase the effort of using its potential efficiently, especialli its natural recources potential. In order to improve the us2 of local potential, the local government of Bengkulu Province stated North Bengkulu Regency as a plantation developing area. This research aims tc find out how big is the contribution cf piafitztiorl sector and observe tha relation between plantation and other sectors, and also analyze the superior sector that determine it. This research used e qualitative approach. The results of this research shows that plantation sector has a big enough contribution and a continous improvement to the development. And it becomes a basic sector that does not have a competitive abality yet, but it is porspective. Reacting to the future condition, by the validity of UU No. 22 tahun 1999 that makes a great authority to regency, there are greater roles to the people and privante roles to participate in local development. It is a must to recognize the local potential to gain a high economical growth through economical sectors, and to consider the even distribution and its impacts to the environment.

Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi,Sektor Perkebunan,Bengkulu Utara


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.