EVALUASI RUANG TERBUKA HIJAU MENURUT TINJAUAN ARSITEKTUR POHON DI KAWASAN KOMPLEK PEMERINTAHAN KABUPATEN TEMANGGUNG
NIRMA YUNITA SARI, Ir. Dwi T. Adriyanti, M.P.; Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D.
2015 | Skripsi | S1 KEHUTANANRuang Terbuka Hijau (RTH) dinyatakan sebagai ruang-ruang di dalam kota atau wilayah yang lebih luas, baik dalam bentuk membulat maupun memanjang/jalur, yang dalam penggunaannya lebih bersifat terbuka, atau pada dasarnya tanpa bangunan. RTH di kota memiliki fungsi utama sebagai penunjang ekologi kota yang juga diperuntukkan sebagai ruang terbuka penambah dan pendukung nilai kualitas lingkungan dan budaya suatu kawasan. Hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan RTH adalah pemilihan jenis pohon yang tepat agar fungsi-fungsi yang diharapkan dapat tercapai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis-jenis pohon beserta kesesuaian, model arsitektur pohon, dan fungsinya. Penelitian dilakukan di komplek kawasan pemerintahan Kabupaten Temanggung. Kawasan penelitian dibagi menjadi 3 area berdasarkan pertimbangan fungsi. Metode yang digunakan adalah eksplorasi, inventarisasi, identifikasi. Data dan hasil evaluasi dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil inventarisasi menunjukkan bahwa di lokasi penelitian diperoleh 30 jenis pohon dalam 15 famili dengan 11 model arsitektur pohon. Model arsitektur pohon yang dijumpai yaitu: Aubreville, Champagnat, Corner, Kwan-Koriba, Leeuwenberg, Massart, Petit, Rauh, Roux, Scarrone, dan Troll. Penggantian jenis diusulkan pada tiga area yang disesuaikan berdasarkan fungsi dan model arsitektur pohonnya.
Green Open Space is expressed as spaces in the city or the wider region, either in the form of a rounded or elongated / track, which is more open in its use, or basically without building. Green space in the city has a primary function as supporting ecological city which is also designated as open space enhancer and supporting environmental quality and cultural values of the region. It should be considered in the planning of green space is selecting the right type of tree that the functions expected to be achieved. This study was conducted to determine the types of trees and their conformity, a model of tree architecture, and function. Research carried out in the government administration office area of Kabupaten Temanggung. Study area is divided into three areas based on the consideration of functions. The method used is the exploration, inventory, identification. Data and results were analyzed by descriptive qualitative evaluation. Inventory results show that in the study area was obtained 30 species in 15 families with 11 models of tree architecture. The tree architecture models that were found are: Aubreville, Champagnat, Corner, Kwan-Koriba, Leeuwenberg, Massart, Petit, Rauh, Roux, Scarrone, and Troll. Replacement of the type proposed in three areas are adjusted based on the function and model of tree architecture.
Kata Kunci : Ruang Terbuka Hijau, kawasan komplek pemerintahan Kabupaten Temanggung, model arsitektur pohon, jenis pohon