Laporkan Masalah

Upaya peningkatan penerimaan pajak kendaraan bermotor (BBN-KB) di Propinsi Bengkulu

ALI, Temmy Ahmad, Drs. Harnanto, M.Soc.Sc

2002 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gam baran jelas tentang penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dengan menganalisis tingkat pertumbu han target dan realisasi, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), potensi penerimaan PKB dan efektivitas Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor di Propinsi Bengkulu selama periode 1993/1994-I 999/2000. Di samping itu penelitian ini juga menganalisis faktor-faktor yang menjadi pendukung, pengham bat, peluang dan tantangan yang dihadapi Pemerintah Daerah Propinsi Bengkulu khususnya Dinas Pendapatan Daerah dalam kebijakan pengelolaan penerimaan PKB dan BBN-KB. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari dinadinstansi terkait yaitu Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Bengkulu, Bagian Keuangan Sekretariat Pemerintah Daerah Propinsi Bengkulu, BAPPEDA dan Kantor Statistik Propinsi Bengkulu. Data primer diperoleh dengan cara melakukan wawancara dengan ' pejabat Pemerintah Daerah yang berkompeten khususnya dalam menangani pemungutan PKB dan BBN-KB serta Wajib Pajak pemilik Kendaraan Bermotor. Metode penelitian bersifat analisis deskritif dengan menggunakan alat analisis: pertumbuhan, kontribusi, potensi dan efektivitas penerimaan PKB dan BBN-KB serta analisis kualitatif SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode penelitian ratarata pertumbuhan target dan realisasi penerimaan PKB adalah 22,95% dan 21,73%, sedangkan rata-rata pertumbuhan target dan realisasi penerimaan BBN-KB adalah 24,19% dan 17,89%. Tingkat kontribusi penerimaan PKB terhadap PAD adalah 23,48% dan tingkat kontribusi penerimaan BBN-KB terhadap PAD adalah 27,25%, sedangkan tingkat kontribusi secara bersamasama adalah sebesar 50,26% dari keseluruhan penerimaan PAD Propinsi Bengkulu. Potensi penerimaan PKB rata-rata per tahunnya adalah Rp4.415.075.000 (23,87%), sedangkan rata-rata realisasi penerimaan PKB per tahunnya adalah Rp3.975.638.946 (21,73%). Tingkat efektivitas penerimaan PKB dan BBN-KB masing-masing adalah sebesar 1 , 129, dan 1,208. Sementara itu, hasil analisis SWOT telah menempatkan posisi Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Bengkulu pada kuadran I (Strategi bertum buh) yang berarti baik sekali untuk peningkatan penerimaan Pendapatan Daerah dimasa mendatang. Oleh karena itu, dengan memanfaatkan hasil analisis SWOT diharapkan adanya solusi kebijakan dari Pemerintah Daerah dalam upaya meningkatkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) dengan memperbaiki kinerja pengelolaan Pajak Daerah sehingga dapat dicapai hasil optimal dan benarbenar menjadi andalan penerimaan PAD dimasa mendatang.

This research is intended to know a clear feature of vehicles tax and vehicles ownership changing tax earnings by analyzing growth target level and realization, contribution towards Regional Real Earning, potention of vehicles tax earnings and the effectiveness of vehicles tax earning and vehicles ownership changing tax in Bengkulu Province for the period of 1993/1994-I 999/2000. This research also analyze some supporting factors, barrier, opportunity and threat faced by Provincial government of Bengkulu, especially Regional Income Board in the management policy of those earnings. Data used in this research is secondary data obtained from related institutions, those are Regional Income Board of Bengkulu Province, Finance division of Secretariat of Bengkulu Province, Provincial Development Planning Board and Provincial Statistics Office. Primary data are achieved through doing face to face interview with competence Regional Government Officials especially who are concerning with handling vehicles .tax and vehicles ownership changing tax collection. The method of this research is descriptive analyses using the following instruments: contribution, potention and effectiveness of tax earnings and SWOT qualitative analyses. The finding of this research indicates that in the period research the growth target rates and vehicles tax earnings realization is 22,95% and 21,73%, while the growth target rates and vehicles ownership changing earning realization is 24,19% and 17,89%. Vehicles tax earning contribution level toward Regional Real Earnings (Income) is 23,48% and contribution level of vehicles ownership changing tax earnings towards Regional Real Earnings is 27,25%, while contribution level for all is 50,26% from the whole earnings of Regional Real Earnings of Bengkulu. The potention of vehicles tax earning and realization shows average each is Rp4.415.075.000 (23,87%) and Rp3.975.638.946 (21,73%). Earnings effectiveness level of vehicles tax and vehicles ownership changing tax each is 1,129 and 1,208. So, the result of SWOT analyses has placed the position of Regional Earning Board of Bengkulu Province in quadrant I (Growing strategy ), meaning that it’s very good for the improvement of Regional Real Earning in the coming years. Therefore, by using the result of SWOT analyses, policy solution of Provincial government is expected in accordance with the effort of increasing the vehicles tax and vehicles ownership changing tax earnings. This must be accelerated by improving the performance of Regional tax management so that optimum result can be achieved and be made as Regional Income mainstay in the future

Kata Kunci : Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama, Propinsi Bengkulu.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.