IMPLIKATUR PERCAKAPAN DAN PELANGGARAN PRINSIP KERJASAMA DALAM PROGRAM TV APPA EODIGA EPISODE SPESIAL SIBLING
VISGA ANAS, Yuni Wachid Asrori, S.S., M.A.
2015 | Skripsi | S1 BAHASA KOREAINTISARI Skripsi ini berisi analisis mengenai implikatur percakapan dan pelanggaran prinsip kerjasama dalam program TV Appa Eodiga episode spesial sibling. Program TV ini memiliki rating yang tinggi menurut TnMs Rating Korea dan di duga memiliki fenomena kebahasaan yang berhubungan dengan prinsip prakmatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan dan menjelaskan jenis-jenis implikatur percakapan dan pelanggaran prinsip kerjasama. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teks dialog Appa Eodiga episode special sibling. Kemudian data-data yang terkumpul dianalisis menggunakan teori pragmatik sesuai dengan rumusan masalah yang diajukan. Metode penelitian ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu pengumpulan data, tahap analisis data, dan tahap penyajian hasil analisis data. Hasil penelitian dalam skripsi ini menunjukkan bahwa terdapat sembilan pelanggaran maksim kuantitas, sepuluh pelanggaran maksim relevansi, dan dua contoh pelanggaran maksim pelaksanaan. Pelanggaran maksim kualitas tidak ditemukan. Kemudian terdapat delapan contoh implikatur non-konvensional. pelanggaran implikatur berskala dan pelanggaran implikatur konvensional tidak ditemukan
ABSTRACT This graduation paper contents the analysis of conversational implicature and violation of cooperative principles of Appa Eodiga TV program sibling special episode. A lot of audience makes this program has high TV rating and there is language phenomena related to pragmatic. The aim of this research is to classify and describe variance of conversational implicature and violation of cooperative principles. The source of these data in this research using the dialogue text of Tv program Appa Eodiga sibling special episode. These collected texts were analyzed by pragmatic theory according to the problem. The method of this research was divided into 3 phases which were collecting data, analyzing and presentating the result. The result shown that there are nine datas of maxim quantity, ten datas of maxim relation and two datas of maxim manner. Example of maxim quality was not found. Also eight datas of non-conventional implicature. Example of conventional implicature and skalar implicature were not found.
Kata Kunci : pelanggaran prinsip kerjasama, implikatur percakapan, Appa Eodiga,dialog