Analisis potensi dan proyeksi penerimaan pajak kendaraan bermotor di propinsi Nusa tenggara Timur
GEGHI, Fidelis, Drs. Wahib Suyitno, M.Agr
2002 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanBahwasannya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) adalah merupakan suatu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi tulang punggung dalam kelangsungan pembangunan di Propinsi Nusa Tenggara Timur, di mana sangat berpengaruh dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sumbangsih Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama kurun waktu tahun anggaran 1996/1997-2000 rata-rata hanya mencapai 0,12% dan tingkat ketergantungan PAD terhadap bantuan atau subsidi dari pusat masih cukup tinggi dengan rata-rata sebesar 84,Ol%. Beranjak dari kedua kondisi tersebut, Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur tidak ada jalan lain kecuali bertekad mengoptimalkan sernua sumber penerimaan daerah, khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang menjadi andalan penerimaan daerah di Propinsi Nusa Tenggara Timur untuk dikelola secara maksirnal dan profesional. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi dan proyeksi serta menganalisis tingkat efektivitas, efisiensi maupun tingkat pertumbuhan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Propinsi Nusa Tenggara Timur pada masa yang akan datang. Metodologi yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah lewat studi kepustakaan dan penelitian lapangan, sedangkan data-data yang dipergunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dari berbagai instansi yang relavan kemudian diinventarisir dan dilakukan analisis dan perhitungan potensi, tingkat efektivitas, efisiensi, pertumbuhan serta proyeksi dipakai alat analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis,dapat diambil suatu kesimpulan bahwa penyusunan suatu rencana (target) penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tidak berdasarkan potensi riil yang sebenarnya di mana tingkat efektivitasnya rata-rata hanya mencapai 62,42% dan tingkat efisiensi rata-rata hanya sebesar 38% yang berarti bahwa setiap pengeluaran biaya pemungutan sebesar Rp62,42 dan Rp38 satuan dapat menghasilkan Rp l00 satuan. Pertumbuhan target dan realisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Propinsi Nusa Tenggara Timur dalam kurun waktu tahun anggaran 1996/1997-2000 masing-masing rata-rata setiap tahun mencapai 9,33% dan 16,05%
It’s true that Pajak Kendaraan Bermofor (PKB - Vehicle Tax) is one of Local Income (Pendapafan Asli Daerah) source that become backbone in sustaining of development in East Nusa Tenggara Province; and the source greatly effected in structure of Local Expenditure and Income Budgeting (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah - APBD). The Contributing of Pajak Kendaraan Bermofor (PKB - Vehicle Tax) to Local Income (PAD) for 1996/1997-2000 in year budgeting only reach 0,12% in average and depended rate of PAD to grant and subsidy from central still quiet great with the average 84,01%. Based on the two conditions, the government of East Nusa Tenggara Province hasn’t other way, except try hard to optimize all local government sources, especially from Pajak Kendaraan Bermotor (PKB - Vehicle Tax) sector that become leading sector of local government in East Nusa Tenggara Province to manage maximally and optimally. The objective of this research is to analysis potential and projection and to analysis effectiveness, efficiency and the growing rate of Pajak Kendaraan Bermotor (PKB - Vehicle Tax) in East Nusa Tenggara Province at the future. The method of this research is done by using library study and field research. And the data which is used in this research are collected from some institutions which relevance with this Thesis. Than the data are inventoried and analyzed, and calculating the potency, effectiveness and efficiency rate, and the growing and projection by using qualitative and quantitative analysis tool. Base on result of the analysis, can be obtained a conclude that arranging plan (target) of income from Pajak Kendaraan Bermofor (PKB - Vehicle Tax) not base on the real potency where its average effectiveness rate only 62,42% and efficiency rate is only 38%, it means that each of expenditure of collecting budget count of Rp62,42 and Rp38 can produce RplOO of it standard unit. The targeting growth and realization of Pajak Kendaraan Bermofor (PKB - Vehicle Tax) income in East Nusa Tenggara Province in time period 1996/1997-2000 of the year budgeting for average of the targeting counts of 9,33% and the realization of income is 16,05%.
Kata Kunci : Pajak Kendaraan Bermotor,Potensi dan Proyeksi,Propinsi Nusa Tenggara Timur