Penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) di Propinsi Jawa Timur :: Analisis dan strategi peningkatan penerimaannya
YUSWANTO, Dr. Mardiasmo, MBA.,Akt
2002 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan, kontribusi, elastisitas Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan analisis SWOT untuk mencari strategi peningkatan penerimaannya di masa yang akan datang. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mulai tahun anggaran 1994/1995 sampai tahun 2000. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pimer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan wawancara langsung dengan pihak yang terkait dengan penelitian ini. Antara lain Kasubid Perencanaan, Kasubid Analisis dan Evaluasi. Data sekunder yang raeliputi data target dan realisasi PKB dan 313NKB dipcioieh dari Dipenda Propinsi Jawa Timur. Data-data yang lain diperoleh dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur, Bappeda Jawa Timur dan Biro Keuangan Setda Propinsi Jawa Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan PKB rata-rata sebesar 13,53% dan BBNKB sebesar 26,06% selama tahun pengamatan. PKB memberikan kontribusi rata-rata sebesar 38,23% dan BBNKB rata-rata sebesar. 46,31% terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Propinsi Jawa Timur selama tahun 1994/1995 sampai tahun 2000. Penerimaan PKB dan BBNKB elastis terhadap PDRB dan jumlah penduduk tetapi inelastis terhadap perubahan inflasi. Dengan menggunakan analisis SWOT dapat disimpulkan bahwa posisi Dipenda saat ini pada kondisi sedang. Untuk meningkatkan pelayanan dan peningkatan penerimaan PKB dan BBNKB perlu strategi peningkatkan kinerja, kualitas pelayanan dan kualitas sumber daya manusia (SDM).
This research aims to analysis the growing, contribution and flexibility of Pajak Kendaraan Bermotor (PKB - Tax of Machine Vehicle) and Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB - Tax of Change of Vehicle Owner) and SWOT analysis to search the strategy of its receiving increasing at the future. Time period which used in this research is since 1994/1995 to 2000 in budgeting year. Data which used in this research is primary and secondary data. Primary data is obtained by direct interviewing with those related in this research. They are Chief of sub Part Bureau of Planning, Chief of sub Part Bureau of Analyzing and Evaluating. Secondary data involve target data and realization of PKB and BBNKB that obtained from Receiving Department of East Java Province. Meanwhile other data are obtained from Central of Statistic Bureau of East Java Province, Bappeda (Bureau of Regional development Planning) of East Java and Financial Bureau of Regency Secretary of East Java Province. Result of this research points out that average of growth rate of PKB counts of 13,53% and BBNKB counts of 26,06% in years of this research. PKB gives the average ,contribution counts of 38,23% and average BBNKB counts of 46,31% of Local Income of East Java Province for 1994/1995 to 2000. Receiving of PKB and BBNKB flexible to PDRB and counts of populations but inflexible to inflation changing. Using SWOT analysing, it can be concluded that Dipenda (Local Income Department) position, in the time period be in middle condition. To increase service and increasing of PKB and. BBNKB income should have a strategy of performance increasing, service quality and human resource quality.
Kata Kunci : Pajak Kendaraan Bermotor dan BBNKB, Propinsi Jawa Timur