Laporkan Masalah

Analisis Relevansi Nilai Pajak Tangguhan Berdasarkan PSAK 46 (1997) dan PSAK 46 (2010)

MOHAMAD ALIM SAFIRO, Singgih Wijayana, S.E., M.Si., Ph.D.

2015 | Skripsi | AKUNTANSI

Penelitian ini menguji relevansi nilai atas pajak tangguhan berdasarkan PSAK 46 (1997) dan PSAK 46 (2010) sebagai dampak adopsi IFRS di Indonesia. Cakupan PSAK 46 (2010) yang lebih banyak dan lebih luas memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk dapat menyajikan informasi perpajakan secara lebih transparan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan PSAK 46 (2010) atas PSAK 46 (1997) berpengaruh terhadap relevansi nilai pajak tangguhan, yaitu meningkatkan relevansi nilai atas informasi pajak tangguhan di Indonesia.

This study examines the value relevance of deferred taxes under PSAK 46 (1997) and PSAK 46 (2010) as the impact of IFRS adoption in Indonesia. Broader scope of PSAK 46 (2010) provides an opportunity for companies to present information more transparent. The results from this paper prove that the change of PSAK 46 (1997) to PSAK 46 (2010) affected the value relevance of deferred tax, which increases the value relevance of the deferred tax in Indonesia.

Kata Kunci : relevansi nilai, pajak tangguhan, IFRS, PSAK.

  1. S1-2015-312212-abstract.pdf  
  2. S1-2015-312212-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-312212-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-312212-title.pdf