Laporkan Masalah

KINERJA MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN TANAH LONGSOR (Kasus Di Sebagian Wilayah Kabupaten Karanganyar)

LILIK PRIHADI UTOMO, Prof. Dr. Totok Gunawan, MS; Prof. Dr. Junun Sartohadi, MSc

2015 | Disertasi | S3 Ilmu Geografi

Penelitian dilakukan pada empat desa di Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah. Penelitian bertujuan untuk (1) menyusun desain faktor geofisik terhadap kejadian tanah longsor, (2) membuat rumusan faktor-faktor dominan yang berpengaruh pada kinerja masyarakat dalam penanggulangan tanah longsor, (3) menyusun strategi dalam penanggulangan tanah longsor. Metode penelitian adalah survey pada empat desa. Pendekatan penelitian adalah secara keruangan. Penentuan empat desa sampel secara purposive. Jumlah sampel responden menggunakan pendekatan quota sampling sebanyak 44 responden masing-masing desa sehingga jumlah responden secara keseluruhan berjumlah 176 responden. Pengumpulan data mengunakan tehnik wawancara. Data dianalisis menggunakan kuantitatif dan kualitatif Hasil penelitian pada luas longsor berbeda di empat desa menunjukan bahwa: terdapat perbedaan formasi batuan, jenis tanah, lereng, penggunaan lahan dan curah hujan. Kondisi sosial ekonomi masyarakat yang kurang mendukung dan tingkat pengetahuan, persepsi, pengalaman dan partisipasi yang baik dalam penanggulangan tanah longsor pada empat desa tidak mempengaruhi masyarakat beraktivitas di wilayah berisiko longsor. Pengetahuan masyarakat tentang tanah longsor merupakan faktor yang dominan berpengaruh terhadap kinerja masyarakat dalam penanggulangan tanah longsor pada empat desa. Kinerja masyarakat dalam penanggulangan tanah longsor sebagai berikut: kinerja sangat rendah sebesar 9,1%% di desa Girilayu, kinerja rendah sebesar 13,6% di desa Nglegok, kinerja tinggi sebesar 18,2% di desa Tawangmangu, kinerja sangat tinggi sebesar 56,8% di desa Gerdu. Prosentase nilai kontribusi faktor sebagai faktor penentu dalam penanggulangan tanah longsor pada empat desa terdapat perbedaan maka strategi penanggulangan tanah longsor berbeda. Strategi penanggulangan tanah longsor masing-masing desa berdasarkan nilai kontrbusi faktor penentu kinerja dalam penanggulangan tanah longsor yang dimulai dari nilai prosentase terendah ke tertinggi Kata kunci: tanah longsor, pengetahuan, persepsi, pengalaman, partisipasi, kinerja

The research was conducted on 4 villages in Karanganyar Central Java Province. The purpose of the study to (1) develop design geophysical factors on the incidence of landslides (2) to formulate a dominant factors that affect the community performance in managing landslides (3) develop a strategy to community in managing landslide. The method was survey. The research approach is spatial. The study area was determined by purposive in different landslides area. The samples respondent used quota sampling at 44 responden in each categories. Analysis data were qualitative and quantitative. The results showed that the size of landslide in 4 village was different. The differential of rock formations, soil type, slope, landuse and rainfall affect the landslides areas. Communities with less supportive social economic conditions, level of knowledge, perception, experience and good participation in managing landslide have not affected activities communities in prone areas to landslides. Community knowledge of landslides was a factor that consistently affected public performance in managing landslide. The level of community participation in managing landslides can be meaned the community performance. Community performance in managing landslides is highest (29,25%) in Gerdu village, it is high (22,63%) in Nglegok village, it is low(16,97%) in Girilayu village and in Tawangmangu village it is lowest (11,30%). Community strategies in managing landslides can be done based on the dominant factors and the magnitude of contribution factor values. The emphasizing of priorities based on contributing factors from the lowest to highest value. Keywords: landslides, knowledge, experience, perception, participation, performance

Kata Kunci : tanah longsor, pengetahuan, persepsi, pengalaman, partisipasi, kinerja

  1. S3-2015-261928-abstract.pdf  
  2. S3-2015-261928-bibliography.pdf  
  3. S3-2015-261928-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2015-261928-title.pdf