Efektivitas Pelayanan Sosial Lansia Berbasis Komunitas di Kawasan Perumahan Nasional Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah istimewa Yogyakarta
NOVITA SARI, Dra. Tri Winarni Soenarto Putri, SU
2015 | Skripsi | S1 ILMU PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN (SOSIATRI)INTISARI Masyarakat menyadari bahwa pelayanan yang diberikan oleh Pemerintah tidak dapat mengcover seluruh masyarakat di Indonesia, terutama bagi lansia. Kondisi tersebut membuat masyarakat mengusahakan sendiri pelayanan sosial bagi lansia melalui pelayanan berbasis masyarakat agar para lansia dapat memperoleh dan mengakses pelayanan. Pelayanan sosial berbasis komunitas tersebut juga dilakukan oleh masyarakat di lingkungan RW 22 Perumnas Condongcatur. Perumnas Condongcatur merupakan perumahan pertama di Yogyakarta yang berdiri sejak tahun 1987. Perumnas Condongcatur pada awalnya diperuntukkan bagi PNS, yakni Dosen dan Karyawan UGM. Sehingga saat ini sebagian besar masyarakat Perumnas merupakan lansia dan kebutuhan akan pelayanan sosial pun akan semakin meningkat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan di RW 22 Kawasan Perumahan Nasional (Perumnas) Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, DIY. Adapun pengambilan informan menggunakan purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang yang terdiri dari lansia, pengurus kelompok, dan pihak puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana efektivitas pelayanan sosial berbasis komunitas yang diinisisasi oleh kelompok masyarakat di lingkungan RW 22 Perumnas Condongcatur dilihat dari target dan tujuan program yang berhasil dicapai oleh kelompok baik dari segi kualitas, kuantitas, dan waktu serta faktor-faktor yang mempengaruhi keefektivitasan pelayanan sosial yang diberikan oleh kelompok masyarakat. Pembahasan mengenai keefektifan pelayanan sosial berbasis komunitas di RW 22 Perumnas melalui pemberian pelayanan sosial dalam bentuk posyandu lansia, pelayanan keagamaan dan mental spiritual, dan pelayanan kebugaran serta pelayanan lainnya. Pelayanan sosial tersebut bertujuan agar para lansia di RW 22 dapat memenuhi kebutuhannya dan menjalankan fungsi sosialnya. Keefektifan pelayanan sosial yang diberikan oleh kelompok-kelompok masyarakat baik tingkat RT maupun RW tidak terlepas dari dukungan serta partisipasi masyarakat di lingkungan itu sendiri. Pelayanan sosial lansia yang dilakukan oleh kelompok-kelompok di RW 22 sejauh ini telah memberikan manfaat bagi kehidupan lansia, namun masih harus dioptimalkan agar pelayanan sosial tersebut dapat berjalan lebih efektif. Untuk itu dalam mengupayakan pelayanan sosial yang lebih efektif diperlukan kerjasama dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal dan memaksimalkan potensi yang di miliki oleh masyarakat di lingkungan RW 22.
People realize that the services provided by the government can not cover the whole of society in Indonesia, especially for the elderly. These conditions make their own communities seeking social services for the elderly through community-based services so that the elderly can obtain and access to services. Community-based social services are also carried out by the people in RW 22 National Housing of Condongcatur. Housing Condongcatur the first housing in Yogyakarta that was founded in 1987. Today the majority of the elderly community Housing and the need for social services will increase. The method used in this study is a qualitative method with descriptive approach. The study was conducted in RW 22 Region National Housing (Housing) of Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta. The decision informants using purposive sampling. Informants in this study were 10 people consisting of elderly, group management, and the clinic. This study aims to identify the effectiveness of community-based social services initiated by community groups in RW 22 National Housing of Condongcatur views of targets and objectives of the program were achieved by both groups in terms of quality, quantity, and time and the factors that influence the effectiveness of service social given by community groups. The discussion of the effectiveness of community-based social services in RW 22 Housing through the provision of social services in the form of elderly neighborhood health center, mental spiritual and religious services, and fitness services, and other services. Social services are aimed at making the elderly in RW 22 can meet their needs and social functioning. The effectiveness of social services provided by community groups both at RT and RW can not be separated from the support and participation of the people in the neighborhood itself. Elderly social services performed by groups in RW 22 so far has benefited the lives of the elderly, but still need to be optimized so that social services can be run more effectively. For that in pursuing a more effective social services needed cooperation from various parties, both internal and external, and maximize the potential of which is owned by the people of RW 22.
Kata Kunci : Effectiveness, social services, elderly, community-based services