Strategi Pengembangan Industri Kecil Pengolahan Limbah Tapioka di Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta
UMI NURRYSHA H, Dra. Susi Daryanti, M.Sc
2015 | Skripsi | S1 ILMU PEMBANGUNAN SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN (SOSIATRI)Skripsi ini membahas tentang perumusan strategi yang tepat untuk mengembangkan industri kecil pengolahan limbah tapioka. Industri kecil memiliki kemampuan dalam menyerap tenaga kerja secara lebih efektif dibandingkan dengan industri berkapasitas besar. Sama halnya dengan industri kecil pengolahan limbah tapioka, kemunculan industri kecil ini mampu membuka lapangan pekerjaan baru dan menambah penghasilan para pengrajin tapioka. Hal ini tentu sangat berpotensi untuk menyejahterakan masyarakat setempat. Akan tetapi pada kenyataannya tidak semua masyarakat Desa Srihardono menyadari akan potensi tersebut. Untuk mengupas hasil penelitian secara lebih mendalam, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang didapatkan diperoleh melalui cara observasi langsung dan kepustakaan, peneliti juga melakukan wawancara mendalam kepada informan yang telah ditetapkan. Di samping itu peneliti juga mengambil data dokumentasi; data-data statistik, foto, serta data-data lain yang mendukung penelitian yang dilakukan. Informan dalam penelitian ini berjumlah 22 orang yakni Lurah Desa Srihardono, Ketua UP-FMA Srihardono, Ketua Nata Sarilo, Pengrajin Nata de Cassava, dan masyarakat Desa Srihardono. Penentuan informan didasarkan pada cara purposive sampling. Uji keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara perpanjangan pengamatan, triangulasi, kecukupan referensi, dan kepastian. Sedangkan untuk analisis datanya dilakukan melalui 3 tahapan yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selain itu juga digunakan analisis SWOT. Adapun hasil dari penelitian ini adalah; melalui identifikasi faktor internal dan faktor eksternal yang ada pada industri kecil pengolahan limbah tapioka didapatkan strategi yang tepat dalam rangka mengembangkan industri kecil ini. Penentuan strategi dilakukan dengan metode SWOT dimana hasil dari Matriks SWOT dapat diketahui berbagai strategi alternatif yang dapat ditempuh, dimana masing-masing strategi tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda dan dalam pengimplementasiannya dilakukan secara bersama-sama untuk mendukung satu sama lain. Diharapkan dengan adanya strategi-strategi tersebut, industri kecil ini mampu mengubah kondisi perekonomian masyarakat setempat menjadi lebih sejahtera.
This thesis discusses the formulation of appropriate strategies to develop micro industrial waste processing tapioka. Micro industry has the ability to absorb labor more effectively than large industrial. As well as micro industry tapioca waste processing, the emergence of the micro industry is able to open up new jobs and increase the income of the tapioca workers. It certainly has the potential to improve the life of the local community. But in reality, not all rural communities Srihardono realize this potential. To peel result in a more in-depth research, researchers used a qualitative research with a case study approach. Data were obtained obtained through direct observation and literature, researchers also conducted in-depth interviews to informants who have been assigned. In addition, the researchers also obtained data documentation; statistics, photos, and other data that is able to support ongoing. Informants in this research was 22 peoples; Lurah Srihardono Village, Head of UP-FMA Srihardono, Head of Nata Sarilo, Nata de Cassava workers, and local community Srihardono. Determination of informants was based on purposive sampling. The validity of the test data in the research was conducted by extension observation, triangulation, the adequacy of reference, and confirmability. As for the data analysis carried out through three phases; data reduction, display data, and conclusion. It also used a SWOT analysis. The results of this research are; through the identification of internal factors and external factors that exist in a micro industrial tapioca waste processing obtained the right strategy in order to develop micro industries. Determination of the strategy carried out by the SWOT method where the results of the SWOT Matrix can be seen a variety of alternative strategies that can be reached, where each of these strategies has different characteristics and in its implementation done together to support each other. Hopefully with these strategies, micro industries are capable of changing economic conditions of local communities become more prosperous.
Kata Kunci : Tapioca Waste Processing, Micro Industry, Strategy Development, and SWOT method