Laporkan Masalah

Kepesertaan Jamkesmas di Desa Pasir Karag (Jamkesmas Participation in Pasir Karag)

FATKHI AKHYANIA, Drs. Andreas Soeroso, M.S

2015 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Desa Pasir Karag adalah desa tertinggal dan nyaris terisolir di Kabupaten Pandeglang seharusnya menjadi prioritas Jamkesmas. Namun, hingga saiat ini jumlah warga miskin di Desa Pasir Karag yang belum memiliki Jamkesmas masih cukup banyak. Hal tersebut membuat desa mengadakan Sosialisasi Kepesertaan Jamkesmas agar warga dapat memahami Jamkesmas dan mengidentifikasikan diri sebagai peserta Jamkesmas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus sebagai pedoman untuk mengetahui pemahaman warga mengenai Jamkesmas. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi serta wawacara medalam (indepth interview). Sedangkan, penentuan informan dilakukan dengan teknik bola salju (snowball sampling). Informan dalam penelitian ini antara lain: Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kader Posyandu, dan warga Desa Pasir Karag sebagai peserta sosialisasi. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan pemahaman warga terhadap Jamkesmas. Hal tersebut dikarenakan adanya perbedaan pada warga mengenai hal-hal yang sifatnya subjektif seperti: kondisi ekonomi-sosial, kondisi pendidikan, serta konstruksi subjektif atas Jamkesmas, sehingga mempengaruhi keputusan warga terhadap Jamkesmas. Dalam hal ini, keputusan warga terhadap Jamkesmas diasumsikan sebagai hasil dari pemahaman dan dikategorikan menjadi pemahaman tinggi, pemahaman sedang, dan pemahaman rendah. Selain itu, hasil penelitian juga menggambarkan bahwa kategori pemahaman tinggi ada pada kampung dengan jumlah penghasilan warga dan tingkat pendidikan warga yang rendah. Jumlah penghasilan dan pendidikan warga yang rendah mampu menghasilkan kesimetrisan dengan pengetahuan objektif. Sedangkan, pemahaman rendah ada pada kampung dengan kondisi ekonomi serta pendidikan warga yang cukup. Pemikiran pesimis warga yang ada pada kampung dengan kategori pemahaman rendah, membuat warga miskin yang ada di kampung tersebut enggan mengidentifikasikan diri sebagai peserta Jamkesmas.

Pasir Karag is underdeveloped and almost isolated village. Located in remote area of Pandeglang, Banten, Pasir Karag should become Jamkesmas (Jaminan Kesehatan Masyarakat, Indonesian Government-Financed Universal Health Coverage Program for the Poor and Near-Poor) priority area . In fact, there are a lot of Pasir Karag has resident not listed as Jamkesmas membership yet. Based on the fact, the village government held the socialization of Jamkesmas program to provide insight to the resident. This study was conducted to determine the Pasir Karag's resident understanding about Jamkesmas program and membership. This study used qualitative method by using the case study approach as a research method, while data collecting is done by observation and indepth interview. Meanwhile, the informan chosen by using snowball sampling. Informants in this study include: Head of the Village, Village Secretary, Posyandu officer, and Pasir Karag resident. The results showed the difference of Jamkesmas understanding. It is due to the difference on the subjective review such as social-economic conditions, educational background, as well as the subjective construction of Jamkesmas. In this case, the decision making of Jamkesmas membership was assumed as a result of the understanding of resident and categorized into high understanding, medium understanding, and low understanding. In addition, the results also illustrate that the high understanding come from resident with low-incomes and low educational level. They are able to produce symmetry with objective knowledge. Meanwhile, the low understanding come from resident with adequate-incomes and higher educational level. Their negative thinking about Jamkesmas, making the poor unwilling to listed as Jamkesmas member.

Kata Kunci : Desa Pasir Karag, kepesertaan Jamkesmas, pemahaman terhadap Jamkesmas (Pasir Karag, Participation of Jamkesmas, Understanding of Jamkesmas)

  1. S1-2015-299271-abstract.pdf  
  2. S1-2015-299271-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-299271-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-299271-title.pdf