Laporkan Masalah

MENYUSUI DINI DAN KEMATIAN NEONATAL DI INDONESIA (ANALISIS DATA SURVEI DEMOGRAFI DAN KESEHATAN INDONESIA TAHUN 2012)

ELYANA MAFTICHA, dr. Siswanto Agus Wilopo, SU., M.Sc., Sc.D.; Prof. dr. Mohammad Hakimi, Sp.OG(K), Ph.D.

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Kematian neonatal, sekitar 99% terjadi di negara berkembang, dimana dua pertiganya terjadi di Afrika dan Asia Tenggara. Hasil Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) sejak tahun 1991 hingga 2012, Indonesia berhasil menurunkan angka kematian anak. Namun angka kematian neonatal masih tinggi, yakni 19/1000 KH berdasarkan hasil SDKI 2007, dan tetap 19/1000 KH pada hasil SDKI 2012. Salah satu langkah preventif adalah melalui pemberian ASI saja segera setelah bayi lahir. Di Indonesia, meskipun hampir semua ibu menyusui bayinya, namun tidak sampai setengahnya (49,3%) yang disusui pada satu jam pertama kelahiran. Tujuan: Mengetahui pengaruh dari menyusui dini terhadap risiko kematian neonatal di Indonesia. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2012 yang dianalisis menggunakan strategi analisis retrospective cohort. Anak lahir hidup periode 2007-2012 berjumlah 12.750 jiwa, menjadi sampelnya. Analisis data menggunakan analisis survival dengan analisis univariabel berupa distribusi frekuensi, bivariabel berupa log-rank dan multivariabel berupa analisis regresi cox. Hasil analisis data disajikan dalam bentuk tabel atau gambar, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan. Hasil penelitian: Kurva Kaplan-Meier menunjukkan bahwa kematian neonatal di Indonesia terutama terjadi pada periode neonatal dini terutama pada hari pertama kehidupan. Hasil analisis bivariabel dengan uji log-rank menunjukkan pengaruh yang signifikan antara menyusui dini dan kematian neonatal di Indonesia dengan p value 0,000. Hasil analisis multivariabel menggunakan uji cox regression, dengan hasil HR: 3,5, 95% CI: 2,00-6,03 menunjukkan bahwa bayi yang tidak disusui secara dini memiliki risiko kematian neonatal lebih tinggi daripada bayi yang disusui secara dini. Kesimpulan: Kematian neonatal di Indonesia terjadi pada periode neonatal dini terutama pada hari pertama kehidupan. Menyusui dini berpengaruh terhadap kematian neonatal di Indonesia. Faktor lain yang berpengaruh terhadap kematian neonatal adalah ukuran lahir bayi, frekuensi kunjungan ANC, usia ibu dan tingkat pendidikan ibu.

Background: Neonatal death, about 99% occured in developing countries, where two-thirds of neonatal death occured in Africa and Southeast Asia. The result of Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS) from 1991 to 2012, Indonesia managed to reduce child mortality. However, the neonatal mortality rate is still high, on 19/1000 KH based on the IDHS 2007, and remained on the results of IDHS 19/1000 KH 2012. One of the preventive measures is through breastfeeding immediately. In Indonesia, although almost all mothers breastfeed their babies, but less than half (49.3%) were breastfed in the first hour of birth. Objective: To investigate the effect of early breastfeeding on the risk of neonatal mortality in Indonesia. Methods: The study was a quantitative research, using the data Indonesia Demographic and Health Survey in 2012 were analyzed using retrospective cohort analysis strategy. Children born alive period 2007-2012 amounted to 12,750 inhabitants, into the sample. Analysis of data using survival analysis with univariable analysis in the form of a frequency distribution, such as the log-rank bivariate and multivariable Cox regression analysis form. The results of the data analysis are presented in tables or pictures, followed by discussion. Result: Kaplan-Meier curves showed that neonatal mortality in Indonesia occurred on the early neonatal period and on the first day of life mainly. The results of bivariate analysis with log-rank test showed significant relationship between breastfeeding and early neonatal deaths in Indonesia (p value: 0.000). The results of multivariable analysis using Cox regression test is HR: 3,5, 95% CI: 2,00-6,03 showing that non- early breastfed infants have an increased risk of neonatal mortality is higher than early breastfed infants. Conclusion: Neonatal Mortality in Indonesia occurred in the early neonatal period and mainly in the first days of life. Early breastfeeding effect on neonatal mortality in Indonesia. Another factor affecting neonatal mortality is the size of a baby's birth, the frequency of ANC visits, maternal age and the level of mother’s education.

Kata Kunci : menyusui dini, kematian neonatal, retrospective cohort


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.