PENDIDIKAN INKLUSIF BAGI KAUM DIFABEL DALAM PERSPEKTIF ESENSIALISME
RICO FERNANDO SRG, Dr. Rr. Siti Murtiningsih
2015 | Skripsi | S1 ILMU FILSAFATPendidikan Inklusif adalah pendidikan yang mewadahi semua anak dan mengikutsertakan beragam kelompok anak-anak yang mempunyai kemampuan yang berbeda dan berkebutuhan khusus dalam hal ini kaum difabel. Terdapat banyak anak yang mempunyai kemampuan berbeda secara umum, berkomunikasi dan berinteraksi yang berbeda. Pendidikan inklusif merupakan suatu solusi hal yang dapat menyatukan semua individu dari kondisi dan latar belakang yang berbeda-beda. Aliran Esensialisme mempunyai tatanan nilai-nilai yang jelas, teruji oleh waktu, tahan lama dan mempunyai kestabilan yang baik. Berdasarkan hal itu peneliti tertarik untuk menjelaskan memfokuskan penelitian ini dengan judul � Pendidikan Inklusif Bagi Kaum Difabel dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Esensialisme�. Tujuan dari penelitian adalah menjelaskan pendidikan inklusif, memaparkan ruang lingkup filsafat pendidikan esensialisme meliputi segala aspek dan problematikanya, dan merefleksikan pendidikan inklusif dalam perspektif filsafat pendidikan esensialisme. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Adapun objek material dalam penelitian ini adalah pendidikan inklusif bagi kaum difabel. Objek formal penelitian ini adalah esensialisme. Penelitian dalam skripsi ini merupakan penelitian kepustakaan. Analisis penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutika filosofis dengan tiga tahap; tahap pertama ialah pengumpulan data, tahap kedua ialah klasifikasi dan penyusunan data, dan tahap ketiga adalah analisis hasil dengan unsur-unsur metodis yang digunakan yaitu : deskripsi, interpretasi, holistika, kesinambungan historis. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) pendidikan inklusif mempunyai dampak positif bagi manusia dan dapat menerima perbedaan serta kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh manusia dan menyadarkan bahwa pendidikan untuk semua kalangan, (2) Esensialisme sebagai aliran filsafat pendidikan menghendaki materi pendidikan yang berpijak pada nilai dan norma budaya, (3) Landasan filosofis yang dapat direfleksikan dalam pendidikan inklusif dalam perspektif filsafat pendidikan esensialisme.
Inclusive educational system facilitates every children with various talents and skills, especially the disabled ones. There are many disabled children generally with different ways of communication and interaction.. Inclusive education system is a solution that unites children with different background. Essensialism has clear values, validated by times, long lifes and has good stability. Thus, the researcher is interested in focusing this paper under the title, "Inclusive Educational System For Children with Disabilities in Essential Educational and Philosophical Perspective". The objective of this research is to describe how the inclusive educational system presents the scope of essential educational philosophy, including every of its aspects and problems, and how it becomes reflective. This research is a research library. The research object is inclusive educational system for children with disabilities. The research data is essential educational philosophy. The method used is library research, using the hermeneutical philosophy as the approach that has two stages: collecting the data then classifying the data, and analysing it by describing and interpreting the data with its historical connection and holistic approach. The conclusion of this reseach are as follows: (1) Inclusive educational system has positive effects to human and highlight the differences among them to realize that education is important for everyone, (2) Essentialism as an educational philosophy requires the materials that relate to cultural norms and values, (3) The philosophical foundation gained can be reflected in the inclusive educational system based on the essential and educational philosophical perpective.
Kata Kunci : pendidikan inklusif, esensialisme, refleksi filosofis