Laporkan Masalah

INTERAKSI AGEN, SALES PROMOTION GIRL, DAN KONSUMEN

YUNIKE VARENTY HERMAWAN, Prof. Dr. Sunyoto Usman

2015 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Bisnis merupakan aktivitas yang selalu ada di sekitar kita dan dikenal oleh kaum muda hingga kaum tua. Kegiatan bisnis pada zaman sekarang kian kompleks, dimana dunia bisnis yang pada awalnya menempatkan barang dagangan sebagai raja, kemudian bergeser menempatkan pembeli sebagai raja, dan kini menempatkan pembeli sebagai pelanggan yang diyakini sikap dan tindakan memutuskan membeli barang berkembang melalui wacana bisnis. Para pelaku bisnis dituntut untuk terus melakukan terobosan baru agar produk mereka tetap diminati pelanggan. Belakangan ini mulai banyak digunakan cara-cara komunikasi pemasaran alternatif untuk menjual produk. Dari sekian alternatif komunikasi pemasaran, yang paling banyak dibicarakan belakangan ini adalah sales promotion girl. Strategi komunikasi pemasaran ini melibatkan pihak yang dijadikan perantara untuk mengenalkan kualitas, manfaat produk, dan juga untuk membangun kesadaran dan sikap konsumen supaya mau membeli produk tersebut. Pada penelitian ini, peneliti memfokuskan pada interaksi antara agen, SPG, dan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di agen perusahaan rokok, elektronik, dan properti yang terdapat di Yogyakarta, serta pada saat diadakan pameran yang terdapat SPG dan konsmen yang berinteraksi secara langsung. Penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan dari observasi, wawancara dan studi pustaka. Di sini dapat disimpulkan bahwa SPG menampilkan symbol-simbol dari perusahaan sebagai identitas, melalui penampilannya mereka ingin menyampaikan bahwa mereka ingin membuat siapapun yang melihat mereka merasa tertarik untuk tahap awal dalam usaha promosi yang akan mereka lakukan. Apa yang mereka miliki dan apa yang mereka tunjukan dengan simbol-simbolnya tersebut ingin mendapatkan sebuah pengakuan dan penghargaan dari lingkungan sosialnya. Seperti simbol pada pakaian yang merupaka identitas mereka sebagai SPG rokok, elektronik, dan property, dimana masing-masing memiliki pakaian yang berbeda beda, perbendaharaan kata dan bahasa yang sebelumnya telah diatur oleh perusahaan untuk disesuaikan dengan sasaran konsumen pada masing-masing perusahaan, serta ada dan tidaknya pemberian product knowledge. Pemberian product knowledge ini berpengaruh signifikan terhadap keatraktifan SPG.

Business is an activity that is always around us and is known by young people to the elderly. Business activities in today's increasingly complex, where the world of business which was originally put the merchandise as "king", then shifted to put the buyer as a "king", and is now putting the buyer as a customer who is believed to be the attitude and actions decided to buy the business evolved through discourse. The businesses are required to continue to make new breakthroughs that their products remain in demand of customers. Lately widely used ways of marketing communications alternative to selling the product. Of the alternative marketing communications, the most talked about these days is sales promotion girl. This marketing communication strategy involves parties who used intermediaries to introduce quality, product benefits, and also to build awareness and attitudes of consumers that want to buy the product. In this study, researchers focused on the interaction between agents, SPG, and consumers. This study used a qualitative research method with descriptive approach. Location of the study conducted in cigarette company agents, electronic, and property located in Yogyakarta, as well as during the exhibition held there SPG and konsmen that interact directly. This study uses primary data obtained from observation, interviews, and literature. Here it can be concluded that the SPG featuring symbols of the company as identity, through the appearance they want to convey that they want to make anyone who saw them were interested in an early stage in the promotion of business they would do. What they have and what they bring to the symbols that want to get a recognition and appreciation of their social environment. As symbols on clothing as their identity as SPG cigarettes, electronics, and property, which each have different clothes different, vocabulary and language that had been arranged by the company to be adjusted to target consumers in each company, and there are and whether or not the provision of product knowledge. Provision of product knowledge is a significant effect on attractiveness SPG.

Kata Kunci : spg, interaksi, komodifikasi